Maling Apes, Direndam di Kolam Usai Tepergok Bobol Kotak Amal Masjid
Senin, 10 Agustus 2020 - 08:33 WIB
Selanjutnya Jufri mengintip ke dalam masjid dan melihat lampu juga padam. Saat itu ia melihat ada seorang pria di dalam masjid yang gerak-geriknya mencurigakan. Pelaku berpura-pura salat di dekat kotak amal, lalu mengeluarkan sebuah obeng dari kantong jaketnya untuk mencongkel gembok kotak amal. Hanya dalam waktu singkat, pelaku berhasil merusak gembok dan langsung mengambil uang yang ada di dalam kotak. (Baca juga: Kapolresta Kena Pukul Pelaku Penyerangan di Pasar Kliwon Solo)
“Pas datang itu, dia langsung mematikan sekring lampu masjid. Jadi CCTV mati lalu dia beraksi. Dari awal datang gerak-geriknya mencurigakan, masuk ke dalam masjid pura-pura salat dekat kotak amal. Lalu dia periksa dan bongkar kotak amal.Saya mengintai dari ruangan di balik kaca,” kata Jufri.
Polisi yang mendapat laporan dari warga langsung mengamankan/ dan membawa pelaku beserta barang bukti ke kantor polisi. Di depan polisi, Suroso akhirnya mengaku nekat membongkar kotak amal masjid untuk membeli bensin sepeda motornya yang hampir habis. Suroso mengaku belajar cara merusak gembok dari YouTube. Dia juga mengaku sengaja mematikan listrik untuk mematikan CCTV agar aksinya mencongkel kotak amal masjid tidak terekam kamera pengintai.
“Saya tahu di situ ada CCTV maka saya coba matikan listriknya. Saya sangka kalau lampunya mati maka CCTV mati semua. Saya belajar membongkar gembok dari YouTube, buka di handphone terus saya praktekkan,” aku Suroso.
Kapolsek Tilatang Kamang, AKP Lirman menyebutkan bahwa pelaku yang awalnya enggan mengaku akhirnya tak bisa mengelak karena adanya sejumlah barang bukti. Dari hasil interogasi sementara, pelaku diduga sering beraksi dengan sasaran kotak amal masjid.
“Pas datang itu, dia langsung mematikan sekring lampu masjid. Jadi CCTV mati lalu dia beraksi. Dari awal datang gerak-geriknya mencurigakan, masuk ke dalam masjid pura-pura salat dekat kotak amal. Lalu dia periksa dan bongkar kotak amal.Saya mengintai dari ruangan di balik kaca,” kata Jufri.
Polisi yang mendapat laporan dari warga langsung mengamankan/ dan membawa pelaku beserta barang bukti ke kantor polisi. Di depan polisi, Suroso akhirnya mengaku nekat membongkar kotak amal masjid untuk membeli bensin sepeda motornya yang hampir habis. Suroso mengaku belajar cara merusak gembok dari YouTube. Dia juga mengaku sengaja mematikan listrik untuk mematikan CCTV agar aksinya mencongkel kotak amal masjid tidak terekam kamera pengintai.
“Saya tahu di situ ada CCTV maka saya coba matikan listriknya. Saya sangka kalau lampunya mati maka CCTV mati semua. Saya belajar membongkar gembok dari YouTube, buka di handphone terus saya praktekkan,” aku Suroso.
Kapolsek Tilatang Kamang, AKP Lirman menyebutkan bahwa pelaku yang awalnya enggan mengaku akhirnya tak bisa mengelak karena adanya sejumlah barang bukti. Dari hasil interogasi sementara, pelaku diduga sering beraksi dengan sasaran kotak amal masjid.
Lihat Juga :