Aktivis ITB: Demokrasi Indonesia Ibarat Bangunan yang Hampir Roboh
Rabu, 20 Desember 2023 - 10:59 WIB
"Saya rasa itu terjadi pada Indonesia sekarang, bagi saya satu busuk semua busuk, satu roboh semua roboh. Karena mohon maaf kredibilitas lembaga negara semua dipertanyakan," ungkapnya.
"Ketua hakim MK (Mahkamah Konstitusi) juga melanggar, ketua Bawaslu melanggar kode etik, tapi masyarakat sipilnya saya rasa juga tidak kuat, rakyat yang seharusnya jadi subjek nyatanya tidak jadi subjek beneran," beber dia.
Menurutnya, saat ini, sebanyak 62,9 persen rakyat Indonesia masih ketakutan dalam berpendapat.
Baca juga: Demokrasi Indonesia Butuh Banyak Jawaban
"Kita itu satu periode itu 43.800 jam, kita itu jadi subjek 5 menit waktu nyoblos. Itu menyasar pada otokrasi elektoral pada demokrasi kita tentang bagaimana wajahnya demokrasi, tapi belakangnya main semua," katanya.
"Ketua hakim MK (Mahkamah Konstitusi) juga melanggar, ketua Bawaslu melanggar kode etik, tapi masyarakat sipilnya saya rasa juga tidak kuat, rakyat yang seharusnya jadi subjek nyatanya tidak jadi subjek beneran," beber dia.
Menurutnya, saat ini, sebanyak 62,9 persen rakyat Indonesia masih ketakutan dalam berpendapat.
Baca juga: Demokrasi Indonesia Butuh Banyak Jawaban
"Kita itu satu periode itu 43.800 jam, kita itu jadi subjek 5 menit waktu nyoblos. Itu menyasar pada otokrasi elektoral pada demokrasi kita tentang bagaimana wajahnya demokrasi, tapi belakangnya main semua," katanya.
Lihat Juga :