Sejarah dan Asal-usul Bireuen, Kota Juang yang Pernah Jadi Ibu Kota Indonesia

Selasa, 28 November 2023 - 15:28 WIB
Bireuen juga menjadi tempat pertemuan antara berbagai suku, agama, dan budaya yang hidup di Aceh. Kabupaten Bireuen dikenal sebagai daerah yang toleran dan harmonis, meskipun pernah mengalami konflik dan bencana.

Baca Juga Sejarah dan Asal-usul Meulaboh, Kota yang Paling Parah Terkena Tsunami Aceh 2004

Sejarah Bireuen tidak dapat dilepaskan dari sejarah Aceh, yang merupakan salah satu kerajaan besar di Nusantara. Bireuen dahulu dikenal sebagai daerah Jeumpa, yang merupakan salah satu kerajaan kecil di Aceh.

Menurut catatan sejarah, Kerajaan Jeumpa terletak di Desa Blang Seupeung, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen. Kerajaan ini pernah menjadi bagian dari Kesultanan Aceh Darussalam.

Pada masa penjajahan Belanda, Aceh menjadi salah satu daerah yang paling lama dan gigih melawan. Bireuen menjadi salah satu pusat perlawanan rakyat Aceh terhadap Belanda, yang dipimpin oleh para ulama dan pemimpin adat.

Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, Bireuen menjadi bagian dari Provinsi Sumatera Utara, yang tergabung dalam Negara Bagian Sumatera Timur dalam Republik Indonesia Serikat (RIS). Menilik riwayatnya, Bireuen rupanya pernah menjadi ibu kota Republik Indonesia.

Daerah ini pernah ditetapkan sebagai ibu kota negara Indonesia pada 18 Juni 1948, yakni tepat pada saat Agresi Militer Belanda II (1947-1948). Akibatnya, PDRI yang semula menetap di Kota Bukittinggi berpindah lokasi ke Kabupaten Bireuen (a.k.a. Kota Juang).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!