Pembagian Bansos Tahap III Masih Tunggu Kajian Gubernur-DPRD Jabar
Jum'at, 07 Agustus 2020 - 13:24 WIB
Lebih lanjut Arifin mengatakan, saat ini, pihaknya terus melakukan persiapan pembagian paket bansos Pemprov Jabar tahap III. Meski begitu, pihaknya masih menunggu keputusan Gubernur dan DPRD Jabar. "Pak gubernur masih konsultasi dengan dewan. Kalau masyarakat sendiri masih menunggu bantuan ini. Tapi kan secara kebijakan harus di komunikasikan dengan DPRD Jabar," katanya.
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengakui, pihaknya tengah mematangkan kajian pembagian bansos Pemprov Jabar tahap III, terutama soal pengurangan nilai bansos atas pertimbangan kebijakan relaksasi atau pembukaan sektor ekonomi saat ini.
Paket bansos sendiri sebelumnya dijanjikan dibagikan sebanyak empat tahap ke-27 kabupaten/kota dengan sasaran Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KRTS) Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan KRTS non DTKS penerima bansos. (Baca: Pulihkan Ekonomi, Pemprov Jabar Fokus Bangun Desa Digital 2021 )
"Kita janji (distribusi tetap dilakukan) empat (tahap). Tapi karena ekonomi dibuka, orang yang nganggur kerja lagi, mulai ramai lagi (kegiatan ekonomi). Kita akan kaji lagi ada wacana tetap empat, tapi nilainya berkurang, perlahan seiring ekonomi membaik," jelas Ridwan Kamil.
Meski begitu, Ridwan Kamil memastikan bahwa paket bansos masih berupa uang tunai dan sembako. Hal itu, kata dia, mengacu pada hasil survei yang didapatkannya mengenai keinginan masyarakat. "Hasil survei, rakyat di Jabar (ingin batuan sosial berupa) sembako iya, tunai iya. Sesuai arahan dewan, sembako ada, tunai ada," tandasnya.
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengakui, pihaknya tengah mematangkan kajian pembagian bansos Pemprov Jabar tahap III, terutama soal pengurangan nilai bansos atas pertimbangan kebijakan relaksasi atau pembukaan sektor ekonomi saat ini.
Paket bansos sendiri sebelumnya dijanjikan dibagikan sebanyak empat tahap ke-27 kabupaten/kota dengan sasaran Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KRTS) Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan KRTS non DTKS penerima bansos. (Baca: Pulihkan Ekonomi, Pemprov Jabar Fokus Bangun Desa Digital 2021 )
"Kita janji (distribusi tetap dilakukan) empat (tahap). Tapi karena ekonomi dibuka, orang yang nganggur kerja lagi, mulai ramai lagi (kegiatan ekonomi). Kita akan kaji lagi ada wacana tetap empat, tapi nilainya berkurang, perlahan seiring ekonomi membaik," jelas Ridwan Kamil.
Meski begitu, Ridwan Kamil memastikan bahwa paket bansos masih berupa uang tunai dan sembako. Hal itu, kata dia, mengacu pada hasil survei yang didapatkannya mengenai keinginan masyarakat. "Hasil survei, rakyat di Jabar (ingin batuan sosial berupa) sembako iya, tunai iya. Sesuai arahan dewan, sembako ada, tunai ada," tandasnya.
(don)
Lihat Juga :