Peruri Dukung Banyuwangi Jadi Pelopor Digitalisasi Bansos di Kancah Nasional
Rabu, 08 Oktober 2025 - 14:08 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
Kabupaten Banyuwangi menjadi pusat perhatian nasional saat pemerintah meluncurkan program percontohan digitalisasi bantuan sosial (bansos) melalui Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos). Uji coba ini dipantau langsung oleh sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan; Menteri Sosial, Saifullah Yusuf; Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto; Wakil Menteri PANRB, Purwardi Arianto; Wakil Menteri Bappenas, Febrian A. Ruddyard; serta Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti. Kehadiran mereka menegaskan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan penyaluran bansos yang transparan, tepat sasaran, dan berbasis teknologi digital.
Sebagai BUMN yang ditunjuk oleh pemerintah sebagai GovTech Indonesia, PERURI turut hadir memberikan dukungan penuh. Direktur Utama PERURI, Dwina Septiani Wijaya, bersama Direktur Digital Business PERURI, Farah Fitria, hadir langsung menyaksikan bagaimana integrasi sistem digital mulai diimplementasikan untuk pelayanan masyarakat.
Kehadiran PERURI dalam inisiatif ini mencerminkan komitmen aktif BUMN strategis dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya di bidang transformasi digital pelayanan publik. Melalui sinergi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, uji coba di Banyuwangi diharapkan menjadi fondasi bagi penerapan sistem bansos digital nasional yang lebih cepat, transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Digitalisasi bansos di Banyuwangi adalah langkah besar menuju pelayanan publik yang lebih modern, efisien, dan inklusif. Kami di PERURI siap mendukung penuh transformasi digital pemerintahan, dengan menyediakan infrastruktur yang menjamin keamanan, transparansi, dan kepatuhan regulasi,” ujar Dwina Septiani Wijaya, Direktur Utama PERURI.
Banyuwangi dipilih sebagai lokasi percontohan karena dinilai siap secara infrastruktur digital dan memiliki tradisi tata kelola pemerintahan yang adaptif terhadap inovasi. Selain itu, keberagaman geografis dan sosial Banyuwangi menjadikannya representasi ideal sebelum sistem bansos digital diimplementasikan secara nasional.
Sebagai BUMN yang ditunjuk oleh pemerintah sebagai GovTech Indonesia, PERURI turut hadir memberikan dukungan penuh. Direktur Utama PERURI, Dwina Septiani Wijaya, bersama Direktur Digital Business PERURI, Farah Fitria, hadir langsung menyaksikan bagaimana integrasi sistem digital mulai diimplementasikan untuk pelayanan masyarakat.
Kehadiran PERURI dalam inisiatif ini mencerminkan komitmen aktif BUMN strategis dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya di bidang transformasi digital pelayanan publik. Melalui sinergi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, uji coba di Banyuwangi diharapkan menjadi fondasi bagi penerapan sistem bansos digital nasional yang lebih cepat, transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Digitalisasi bansos di Banyuwangi adalah langkah besar menuju pelayanan publik yang lebih modern, efisien, dan inklusif. Kami di PERURI siap mendukung penuh transformasi digital pemerintahan, dengan menyediakan infrastruktur yang menjamin keamanan, transparansi, dan kepatuhan regulasi,” ujar Dwina Septiani Wijaya, Direktur Utama PERURI.
Banyuwangi dipilih sebagai lokasi percontohan karena dinilai siap secara infrastruktur digital dan memiliki tradisi tata kelola pemerintahan yang adaptif terhadap inovasi. Selain itu, keberagaman geografis dan sosial Banyuwangi menjadikannya representasi ideal sebelum sistem bansos digital diimplementasikan secara nasional.
Lihat Juga :