Indeks Demokrasi Kalimantan Utara Peringkat 2 Nasional
Selasa, 04 Agustus 2020 - 17:11 WIB
Hal ini akan mengurangi poin IDI, karena adanya kemungkinan terjadinya kecurangan, kurangnya sosialisasi dan lainnya. Hal lainnya, adalah ancaman kericuhan pada Pilkada, banyaknya tindak pelanggaran pemilu, dan lainnya. Untuk itu catatan tersebut patut menjadi perhatian kita bersama.
Dengan harapan, pelaksanaan Pilkada serentak di Kaltara nanti bisa berjalan aman, damai dan melahirkan para pemimpin yang berkualitas. Ada 3 aspek penilaian pada pengukuran IDI, yakni kebebasan sipil, hak-hak politik, dan lembaga demokrasi. Ketiga aspek itu diurai menjadi 11 variabel dan 28 indikator penilaian. (Baca: Gubernur Kaltara: Mensos Teman Diskusi, Asyik, Cerdas dan Humble )
Untuk IDI 2019, dari 28 indikator, 19 indikator dinilai baik bagi Provinsi Kaltara. Terkait 3 aspek penilaian tadi, untuk membahasnya lebih lanjut, Pemprov akan mengundang pihak KPU dan Bawaslu sehingga dapat memiliki kesepahaman dalam memperbaikan capaian IDI ke depannya.
Tak hanya capaian IDI yang kembali catatan baik untuk Kaltara. Sesuai yang disampaikan BPS juga, Kaltara merupakan yang terbaik di regional Kalimantan dalam pelaksanaan Sensus Penduduk (SP) 2020 secara online.
Dengan cakupan sekitar 25 persen dari total penduduk Kaltara atau sekitar 300 ribu jiwa penduduk telah secara responsif mengupdate data pribadinya untuk kepentingan SP 2020 secara online. Jika di regional Kalimantan yang terbaik, untuk skala nasional, Kaltara menempati peringkat ketiga, setelah Jawa Tengah dan Gorontalo yang masing-masing menempati posisi terbaik I dan II.
Dengan harapan, pelaksanaan Pilkada serentak di Kaltara nanti bisa berjalan aman, damai dan melahirkan para pemimpin yang berkualitas. Ada 3 aspek penilaian pada pengukuran IDI, yakni kebebasan sipil, hak-hak politik, dan lembaga demokrasi. Ketiga aspek itu diurai menjadi 11 variabel dan 28 indikator penilaian. (Baca: Gubernur Kaltara: Mensos Teman Diskusi, Asyik, Cerdas dan Humble )
Untuk IDI 2019, dari 28 indikator, 19 indikator dinilai baik bagi Provinsi Kaltara. Terkait 3 aspek penilaian tadi, untuk membahasnya lebih lanjut, Pemprov akan mengundang pihak KPU dan Bawaslu sehingga dapat memiliki kesepahaman dalam memperbaikan capaian IDI ke depannya.
Tak hanya capaian IDI yang kembali catatan baik untuk Kaltara. Sesuai yang disampaikan BPS juga, Kaltara merupakan yang terbaik di regional Kalimantan dalam pelaksanaan Sensus Penduduk (SP) 2020 secara online.
Dengan cakupan sekitar 25 persen dari total penduduk Kaltara atau sekitar 300 ribu jiwa penduduk telah secara responsif mengupdate data pribadinya untuk kepentingan SP 2020 secara online. Jika di regional Kalimantan yang terbaik, untuk skala nasional, Kaltara menempati peringkat ketiga, setelah Jawa Tengah dan Gorontalo yang masing-masing menempati posisi terbaik I dan II.
Lihat Juga :