Polda Jatim Belum Terima Aduan Kasus 'Fetish Kain Jarik'
Selasa, 04 Agustus 2020 - 16:14 WIB
Sementara itu, Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, telah menerima 15 aduan melalui help center yang dibuka terkait kasus pelecehan seksual fetish kain jarik. Meski telah menerima aduan, kampus negeri tersebut masih kesulitan menggali data. Sebab, rata-rata korban enggan membuka identitas mereka.
"Ya benar ada 15 aduan yang diterima Unair. Tapi itu masih sumir. Nanti secara teknis kita akan bahas yang dari Unair. Kita (dalam kasus ini) juga libatkan Unair dan ada psikolog juga," terang Truno.
(Baca juga: Menjaga Mutu Kopi Robusta Sridonoretno Agar Bersaing di Pasaran )
Sebelumnya, kasus predator "Fetish Kain Jarik" yang viral di media sosial terus menyita perhatian banyak orang. Pelaku yang disebutkan bernama Gilang mengaku sebagai mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unair.
Unair pun membenarkan pelaku dugaan pelecehan seksual dengan kedok penelitian di kampus itu terdaftar di FIB Unair. Setelah viral di media sosial, mereka melakukan penelusuran dan menemukan sosok Gilang.
"Ya benar ada 15 aduan yang diterima Unair. Tapi itu masih sumir. Nanti secara teknis kita akan bahas yang dari Unair. Kita (dalam kasus ini) juga libatkan Unair dan ada psikolog juga," terang Truno.
(Baca juga: Menjaga Mutu Kopi Robusta Sridonoretno Agar Bersaing di Pasaran )
Sebelumnya, kasus predator "Fetish Kain Jarik" yang viral di media sosial terus menyita perhatian banyak orang. Pelaku yang disebutkan bernama Gilang mengaku sebagai mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unair.
Unair pun membenarkan pelaku dugaan pelecehan seksual dengan kedok penelitian di kampus itu terdaftar di FIB Unair. Setelah viral di media sosial, mereka melakukan penelusuran dan menemukan sosok Gilang.
Lihat Juga :