Beredar Video Wawako Bandarlampung Ribut dengan Lurah
Selasa, 04 Agustus 2020 - 15:54 WIB
Diketahui lurah yang menghadang Yusuf Kohar tersebut bernama Hendry Satria Jaya dalam video tersebut. Lurah Hendry melarang Yusuf Kohar bersosialisasi dengan dalih masih terjadi penyebaran pandemi virus corona (COVID-19) di wilayah Kota Bandarlampung. (Baca juga: Ini Pertimbangan Perindo Dukung Yusuf-Tulus di Pilwalkot Bandar Lampung )
Dalam video tersebut juga memperlihatkan sejumlah petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) di Kelurahan Tanjung Baru. Kemudian lurah juga turut mempertanyakan siapa yang akan bertanggung jawab jika ada warganya yang terkena COVID-19.
Saat dikonfirmasi terkait video tersebut, Wakil Wali Kota Bandarlampung Yusuf Kohar sangat menyayangkan sikap sejumlah oknum lurah yang dinilai tidak netral dalam menghadapi kontestasi Pilkada Kota Bandarlampung mendatang dan terkasan berpihak kepada salah satu bakal calon Wali Kota Bandarlampung yaitu isteri dari Wali Kota Bandarlampung Herman HN, Eva Dwiana.
Menurut Yusuf Kohar, peristiwa ini tidak saja terjadi pada dirinya dan tim pemenangnnya namun juga terjadi pada bakal calon Wali Kota Bandarlampung lainnya. Calon lain, selain istri Wali Kota Herman HN dilarang dan dihalangi oleh sejumlah oknum lurah saat hendak melakukan sosialisasi kepada warga masyarakat di Kota Bandarlampung.
“Saya mengimbau para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bandarlampung tak terkecuali lurah dan camat untuk menjaga netralitas menjelang Pilwakot Bandarlampung mendatang serta menjaga tegaknya demokrasi yang bersih dan netral,” kata Wakil Wali Kota Bandarlampung Yusuf Kohar.
Dalam video tersebut juga memperlihatkan sejumlah petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) di Kelurahan Tanjung Baru. Kemudian lurah juga turut mempertanyakan siapa yang akan bertanggung jawab jika ada warganya yang terkena COVID-19.
Saat dikonfirmasi terkait video tersebut, Wakil Wali Kota Bandarlampung Yusuf Kohar sangat menyayangkan sikap sejumlah oknum lurah yang dinilai tidak netral dalam menghadapi kontestasi Pilkada Kota Bandarlampung mendatang dan terkasan berpihak kepada salah satu bakal calon Wali Kota Bandarlampung yaitu isteri dari Wali Kota Bandarlampung Herman HN, Eva Dwiana.
Menurut Yusuf Kohar, peristiwa ini tidak saja terjadi pada dirinya dan tim pemenangnnya namun juga terjadi pada bakal calon Wali Kota Bandarlampung lainnya. Calon lain, selain istri Wali Kota Herman HN dilarang dan dihalangi oleh sejumlah oknum lurah saat hendak melakukan sosialisasi kepada warga masyarakat di Kota Bandarlampung.
“Saya mengimbau para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bandarlampung tak terkecuali lurah dan camat untuk menjaga netralitas menjelang Pilwakot Bandarlampung mendatang serta menjaga tegaknya demokrasi yang bersih dan netral,” kata Wakil Wali Kota Bandarlampung Yusuf Kohar.
Lihat Juga :