Menko PMK Dianugerahi Gelar Raden Pangeran Anom dari Kasepuhan Majan Tulungagung
Selasa, 03 Oktober 2023 - 13:57 WIB
“Saya senang sekali dengan penghormatan yang diberikan ini. Marilah kita terus nguri-nguri, melestarikan, dan memajukan apa yang telah dirintis oleh pendahulu kita,” ujar Muhadjir sesaat setelah mengikuti prosesi penganugerahan gelar adat, dikutip Selasa (3/10/2023).
Muhadjir diketahui merupakan bagian dari keluarga besar Dzuriyah Kyai Ageng Basyariyah Sewulan atau Raden Bagus Harun.
Nenek moyang Muhadjir yang bernama Raden Qosim (menantu Kiai Ageng Basyariyah) menikah dengan Nyai Lidah Hitam atau Siti Fatimah Binti K.A. Basyariyah. Keduanya merupakan pendiri dari Perdikan dan Ponpes Tawangsari Tulungagung.
Baca juga: Muhadjir Effendy Dinilai Bisa Jadi Jembatan Perbaikan Budaya
Prosesi penganugerahan itu nampak disaksikan oleh Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Fauzan, keluarga besar Kasepuhan Sentono Dalem Perdikan Majan, para anggota Forkopimda Kabupaten Tulungagung, serta para ketua lembaga adat setempat.
Muhadjir diketahui merupakan bagian dari keluarga besar Dzuriyah Kyai Ageng Basyariyah Sewulan atau Raden Bagus Harun.
Nenek moyang Muhadjir yang bernama Raden Qosim (menantu Kiai Ageng Basyariyah) menikah dengan Nyai Lidah Hitam atau Siti Fatimah Binti K.A. Basyariyah. Keduanya merupakan pendiri dari Perdikan dan Ponpes Tawangsari Tulungagung.
Baca juga: Muhadjir Effendy Dinilai Bisa Jadi Jembatan Perbaikan Budaya
Prosesi penganugerahan itu nampak disaksikan oleh Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Fauzan, keluarga besar Kasepuhan Sentono Dalem Perdikan Majan, para anggota Forkopimda Kabupaten Tulungagung, serta para ketua lembaga adat setempat.
Lihat Juga :