Kebal Peluru, Kesaktian Pangeran Diponegoro Sirna karena Tergoda Perempuan

Senin, 02 Oktober 2023 - 11:54 WIB

Dugaan Penyebab Sirnanya Ilmu Pangeran Diponegoro

Pangeran Diponegoro meninggal pada 8 Januari 1855, Persis saat matahari terbit, pukul 06.30 pagi. Menurut surat keterangan meninggalnya, seperti dikutip Sagimun MD dalam Pahlawan Dipanegara Berjuang (1965), Sang Pangeran meninggal karena “kondisi fisik yang sudah menurun lantaran usia lanjut."

Namun dikisahkan pada buku 'Takdir Riwayat Pangeran Diponegoro 1785 - 1855' tulisan Peter Carey, karena perempuan membuat Diponegoro pernah mengalami kekalahan perang terbesarnya di Gowok 15 Oktober 1826.

Luka-luka didapatkan Pangeran Diponegoro usai bertempur di Perang Jawa. Konon luka itu didapat Pangeran Diponegoro karena kekebalannya yang hilang usai bersenang-senang dengan seorang perempuan Tionghoa yang menjadi tawanan pasukannya.

Konon saat itu Diponegoro sebelum pertempuran berlangsung, ia tidur dengan seorang perempuan muda asal Tiongkok, yang bukan istri resmi dan bukan pula selir. Perempuan itu adalah tawanan perang di Kedaren, yang kemudian ia jadikan tukang pijatnya.

Selain itu, konon Pangeran Diponegoro juga memiliki kedekatan dengan sejumlah perempuan lain. Di Tegalrejo, lingkungan tempat tinggalnya Diponegoro punya empat istri dan beberapa selir atau istri tidak resmi.

Sebagaimana diketahui, Pangeran Diponegoro tak hanya kebal senjata. Ia juga sering lolos dari penyergapan. Diceritakan saat itu Diponegoro menyusul Basyah Mertonegoro ke Tanah Panjer melalui Bulu Bandung. Kuda Jaya Capa seolah tidak mau bergerak dan kemudian ditarik oleh seorang Gamel (Penuntun kuda) bernama Sumatali.

Keluar dari Bulu Bandhung Pangeran dicegat oleh pasukan Belanda dipimpin oleh Magilis. Para pembesar prajurit menyarankan agar pangeran kembali ke Bulu Bandhung, sebab jumlah pasukan lawan sangat besar.

Pangeran Diponegoro bergerak naik, sementara prajurit-prajuritnya mengikuti sambil memberikan serangan balasan. Banyak kuda yang tertinggal yang di bawah, sementara Pangeran Diponegoro telah jauh di depan dengan mengendarai Wijaya Krisna masuk ke dalam hutan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!