Wali Kota Jakpus Apresiasi Program Jakarta Beraksi di RW 05 Galur Bersama MNC Peduli
Senin, 25 September 2023 - 16:23 WIB
"APBD itu ada batas waktunya. Kalau stunting itu pemberian bantuan secara terus menerus. Oleh sebab itu bantuan makanan selama 90 hari tidak boleh terputus," katanya.
Dhany berharap agar bantuan tersebut benar-benar tepat sasaran kepada para anak dan balita yang mengalami stunting.
Baca: Launching Jakarta Beraksi Bersama Pemkot Jakpus, MNC Peduli Berkomitmen Bantu Atasi Stunting Anak
"Makanan yang disajikan dan disiapkan benar-benar masuk ke dalam lambung perut usus anak. Jangan hanya sampai di mulut saja, harus tertelan. Kalau enggak masuk nanti anaknya makin stunting, ibunya makin standut. Kita tidak berharap seperti itu, makanya kita ingin memastikan hal tersebut," terang Dhany dengan nada bercanda disambut tawa para ibu-ibu.
Program ini, lanjut Dhany, merupakan wujud kepedulian semua pihak, pasalnya persoalan stunting harus dihadapi bersama untuk menyongsong Indonesia Emas 2045, yang harus dipersiapkan dari sekarang generasi emasnya.
"Dan anak-anak yang kita berikan program intervensi ini sesungguhnya untuk mempersiapkan orang yang akan mengisi pembangunan dan keberlanjutan pembangunan bangsa. Semangat kepedulian itu yang kita tanamkan," ujarnya.
Dhany meminta semua pihak untuk melihat anak-anak terkena stunting itu sebagai bukan anak orang lain, tapi sebagai anak-anak kita sendiri. Sehingga setiap ada masalah semua pihak bisa ikut ambil bagian dalam menanganinya.
"Jadi tumbuh kembang dan kecerdasan anak penting. Ini bukti nyata kita bergandengan tangan untuk mencegah stunting. Ruang ketiga faktor lingkungan juga sangat penting. Disitu ada pemuka agama, RT, RW, LMK, tetangga untuk menciptakan lingkungan tumbuh kembang kondusif. Jadi tidak hanya asupan gizi saja, tapi lingkungannya juga. Air bersih, sanitasi, lingkungan, multifaktor, kolaborasi jadi kunci bersama," jelas Dhany.
Dhany mengucapkan terima kasih kepada MNC Peduli yang ikut ambil bagian setelah ada audiensi. Program tersebut sudah berjalan sudah dua pekan namun baru launching hari ini dengan harapan untuk mengajak pihak lainnya ikut terlibat.
Dhany berharap agar bantuan tersebut benar-benar tepat sasaran kepada para anak dan balita yang mengalami stunting.
Baca: Launching Jakarta Beraksi Bersama Pemkot Jakpus, MNC Peduli Berkomitmen Bantu Atasi Stunting Anak
"Makanan yang disajikan dan disiapkan benar-benar masuk ke dalam lambung perut usus anak. Jangan hanya sampai di mulut saja, harus tertelan. Kalau enggak masuk nanti anaknya makin stunting, ibunya makin standut. Kita tidak berharap seperti itu, makanya kita ingin memastikan hal tersebut," terang Dhany dengan nada bercanda disambut tawa para ibu-ibu.
Program ini, lanjut Dhany, merupakan wujud kepedulian semua pihak, pasalnya persoalan stunting harus dihadapi bersama untuk menyongsong Indonesia Emas 2045, yang harus dipersiapkan dari sekarang generasi emasnya.
"Dan anak-anak yang kita berikan program intervensi ini sesungguhnya untuk mempersiapkan orang yang akan mengisi pembangunan dan keberlanjutan pembangunan bangsa. Semangat kepedulian itu yang kita tanamkan," ujarnya.
Dhany meminta semua pihak untuk melihat anak-anak terkena stunting itu sebagai bukan anak orang lain, tapi sebagai anak-anak kita sendiri. Sehingga setiap ada masalah semua pihak bisa ikut ambil bagian dalam menanganinya.
"Jadi tumbuh kembang dan kecerdasan anak penting. Ini bukti nyata kita bergandengan tangan untuk mencegah stunting. Ruang ketiga faktor lingkungan juga sangat penting. Disitu ada pemuka agama, RT, RW, LMK, tetangga untuk menciptakan lingkungan tumbuh kembang kondusif. Jadi tidak hanya asupan gizi saja, tapi lingkungannya juga. Air bersih, sanitasi, lingkungan, multifaktor, kolaborasi jadi kunci bersama," jelas Dhany.
Dhany mengucapkan terima kasih kepada MNC Peduli yang ikut ambil bagian setelah ada audiensi. Program tersebut sudah berjalan sudah dua pekan namun baru launching hari ini dengan harapan untuk mengajak pihak lainnya ikut terlibat.
Lihat Juga :