Kemenang Sleman Silakan Sholat Idul Adha di Tempat Ibadah
Jum'at, 31 Juli 2020 - 05:36 WIB
Kemenag Sleman Sa’ban Nuroni memberikan keteragan soal pelaksanaan salat Idul Adha 1441 H di Sleman, Kamis (30/7/2020). Foto koran sindo/priyo setyawan
SLEMAN - Kantor Kememterian Agama (Kemenag) Sleman mempersilakan masyarakat melaksanana salat Idul Adha 1441 H secara berjamaah di tempat ibadah baik masjid maupun musola, namun tetap dengan menerapkan protokol kesehatan adaptasi kebiassan baru (AKB) COVID-19. Yaitu memakai masker, mencuci tangan dan jaga jarak. Serta jamaah harus membawa peralatan salat sendiri dan sudah berwudu dari rumah.
Kepala Kemenag Sleman Sa’ban Nuroni mengatakan untuk pelaksanaan salat Idul Adha 1441 saat pandemi corona tidak ada aturan khusus, semua tetap mengacu pada aturan yang sudah ada. Yaitu di rumah ibadah (masjid atau musola) dan bebas dari COVID-19 serta tetap menerapkan protokol kesehatan.
“Tidak ada aturan khusus salat Idul Fitri saat pandemi. Silakan melaksananan di tempat ibadah,” kata Sa;ban, Kamis (30/7/2020). (Baca: Salat Idul Adha di Masjid Agung Sleman Dibatasi Lima Menit )
Mengenai masyarakat apa juga boleh melaksanakan salat Idul Adha di lapangan. Menurut Sa’ban, meski untuk lapangan tidak ada larangannya, namun karena salat di lapangan pengontrolan protokol kesehatannya kurang maksimal dan dikhawatirkan akan terjadi kerumunan seperti layaknya di tempat umum, diimbau tidak melaksaakan salat Idul Adha di lapangan, melainak di tempat ibadah
Kepala Kemenag Sleman Sa’ban Nuroni mengatakan untuk pelaksanaan salat Idul Adha 1441 saat pandemi corona tidak ada aturan khusus, semua tetap mengacu pada aturan yang sudah ada. Yaitu di rumah ibadah (masjid atau musola) dan bebas dari COVID-19 serta tetap menerapkan protokol kesehatan.
“Tidak ada aturan khusus salat Idul Fitri saat pandemi. Silakan melaksananan di tempat ibadah,” kata Sa;ban, Kamis (30/7/2020). (Baca: Salat Idul Adha di Masjid Agung Sleman Dibatasi Lima Menit )
Mengenai masyarakat apa juga boleh melaksanakan salat Idul Adha di lapangan. Menurut Sa’ban, meski untuk lapangan tidak ada larangannya, namun karena salat di lapangan pengontrolan protokol kesehatannya kurang maksimal dan dikhawatirkan akan terjadi kerumunan seperti layaknya di tempat umum, diimbau tidak melaksaakan salat Idul Adha di lapangan, melainak di tempat ibadah
Lihat Juga :