Pulau Buatan di Danau Tempe Sempat 'Hilang' Gegara Terendam Banjir

Kamis, 30 Juli 2020 - 22:17 WIB
Bupati Wajo, Amran Mahmud, sebelumnya mengaku telah menggagas pembangunan pulau hasil pengerukan RDT atas arahan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang.

"Rencananya pengembangan pertanian dan pariwisata, sekaligus konservasi lingkungan hidup. Kita bangun restoran terapung yang mobile di antar Pulau W9, W10, dan W11," sebutnya.

Pulaunya akan ditanami berbagai tumbuhan konservasi agar menjadi tempat tinggal burung-burung langka yang biasa singgah di Danau Tempe. "Nanti setelah surut, kami akan koordinasikan lagi dengan balai. Kelayakan pemanfaatannya lagi," tutupnya.

Tenggelamnya pulau buatan dengan anggaran ratusan miliar rupiah itu membuat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Wajo, Andi Pallawa Rukka, pun mempertanyakan konsep proyek dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu.

"Berarti kurang tinggi. Harus direvisi konsepnya. Harus disesuaikan dengan konsep pengembangannya. Berbentuk rumah panggung," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!