Sejarah Citarum, Sungai Pembatas Dua Kerajaan Sunda Pecahan Kedigdayaan Raja Tarumanegara

Selasa, 22 Agustus 2023 - 07:23 WIB
Tetapi, perpindahan nama ini dimanfaatkan oleh Wretikandayun yang pada saat itu sudah mendirikan Kerajaan Galuh untuk memisahkan diri dari naungan Kerajaan Sunda.

Atas dukungan Kerajaan Kalingga di Jawa Tengah, Kerajaan Galuh di bawah naungan Raja Wretikandayun menuntut kepada Tarusbawa agar wilayah Tarumanegara dipecah menjadi dua bagian yang sepadan.

Terjadinya dukungan ini diawali putra mahkota Galuh yang bernama Mandiminyak menikah dengan putri Kalingga bernama Parwati Putri Maharani Shima. Agar tidak terjadi perang saudara, akhirnya Tarusbawa mengabulkan permintaan Wretikandayun.

Baca Juga: Sejarah Bekasi, Peninggalan Ibu Kota Kerajaan Tarumanegara Penguasa Bumi Nusantara Tahun 358 Masehi

Pada tahun 669 M, Kerajaan Tarumanegara secara resmi dipecah menjadi dua bagian yakni Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh. Pembatas kedua kerajaan ini adalah Sungai Citarum.

Maharaja Tarusbawa akhirnya mendirikan ibu kota kembali yang berada di dekat Sungai Cipakancilan.32 Di naskah Carita Parahiyangan, Raja Tarusbawa memimpin Kerajaan Sunda dan menjadi cikal bakal Kerajaan Sunda hingga tahun 723 M.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!