Meski Hasil Survei Tinggi, Warga Surabaya Enggan Pilih Eri Cahyadi

Selasa, 28 Juli 2020 - 19:11 WIB
Yang lebih buruknya lagi, Eri Cahyadi selaku ‘anak emas’ dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini itu bahkan diduga memanfaatkan wabah Covid-19 untuk kepentingan kampanye pribadinya. Hal itu sebagaimana diungkapkan langsung oleh Koordinator Surabaya Corruption Watch Indonesia (SCWI).

"Ini namanya, dia membonceng kampanye dirinya ditengah momentum pandemi Covid-19. EC memberi bantuan, tapi pakek dhuek e rakyat dhuek negara, sambil kampanye," jelas Hari Cipto Wiyono.

Tak berhenti sampai di situ, Eri Cahyadi yang digadang-gadang turut meramaikan kontestasi dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya sebagai titipan Bu Risma menyalahi aturan. Lantaran status dirinya yang masih sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) namun melakukan kampanye terselubung.

“Wong baner dimana mana....tapi gak mau mundur dari pns...itu sudah memperlihatkan kalo dia bukan tipikal petarung dan layak mimpin Surabaya,” ujar netizen yang bernama Iien C’mutz.

Tentunya, dari sekian indikator tersebut seolah menjadi gambaran nyata di lapangan, mengenai keengganan warga Surabaya untuk memilih Eri Cahyadi. Lantaran kondisi di lapangan yang berbeda dengan hasil survey tersebut.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!