Guru MTsN 4 Rembang Urunan Belikan Ponsel Siswa Tak Mampu
Selasa, 28 Juli 2020 - 10:20 WIB
Masrum membenarkan saat ini proses pembelajaran masih menerapkan metode daring (online), dengan memanfaatkan aplikasi google classroom. Ia menyarankan guru untuk membatasi materi berupa video, supaya bisa menghemat kuota internet siswa.
“Kalau google classroom kuota internet termasuk irit. Kami berupaya menekan jangan sampai kebutuhan kuota internet peserta didik membengkak. Praktik salat misalnya, kalau itu ya divideokan,“ kata Masrum.
Ditanya kapan pembelajaran tatap muka, Masrum menyebut pihaknya menunggu sampai Kabupaten Rembang memasuki zona hijau COVID-19 dan sudah ada instruksi dari Kantor Kementerian Agama setempat.
“Pembelajaran tatap muka belum berani. Kami menunggu arahan dari Pemkab maupun Kementerian Agama. Semua demi keselamatan siswa, “ kata dia.
Di MTs Negeri 4 Rembang saat ini jumlah siswa sebanyak 565 anak, 192 di antaranya merupakan siswa baru kelas VII.
“Kalau google classroom kuota internet termasuk irit. Kami berupaya menekan jangan sampai kebutuhan kuota internet peserta didik membengkak. Praktik salat misalnya, kalau itu ya divideokan,“ kata Masrum.
Ditanya kapan pembelajaran tatap muka, Masrum menyebut pihaknya menunggu sampai Kabupaten Rembang memasuki zona hijau COVID-19 dan sudah ada instruksi dari Kantor Kementerian Agama setempat.
“Pembelajaran tatap muka belum berani. Kami menunggu arahan dari Pemkab maupun Kementerian Agama. Semua demi keselamatan siswa, “ kata dia.
Di MTs Negeri 4 Rembang saat ini jumlah siswa sebanyak 565 anak, 192 di antaranya merupakan siswa baru kelas VII.
(nth)
Lihat Juga :