Kasus COVID-19 di Purwakarta Kembali Melonjak
Minggu, 26 Juli 2020 - 17:30 WIB
Sekretaris Daerah Purwakarta, Iyus Permana, menyebutkan, dengan adanya kasus terkornfirmasi positif belum mengubah Purwakarta yang sebelumnya memasuki zona biru.
Akan tetapi, pemetaan berpa zonasi itu wilayahnya lebih dipersempit lagi. “Di Kecamatan Pasawahan menjadi titik rawan karena empat kasus terkonfirmasi positif ada di wilayah itu,” ungkap Iyus kepada SINDONEWS, Minggu (26/7/2020).
(Baca juga: Tingkatkan Tangkapan Ikan, 27 Ribu Nelayan Akses Aplikasi Digital )
Sementara itu, kembali melonjaknya kasus positif COVID-19 tidak menyurutkan pelaksanaan normal baru. Salah satu sektor yang mulai kembali digenjot adalah pariwisata yang sudah membuka kembali sejak beberapa pekan terakhir. Hanya saja, khusus tempat-tempat hiburan, seperti tempat karaoke dan bisokop masih belum diijinkan beroperasi.
“Tempat-tempat wisata juga tidak leluasa. Sebelum beroperasi, pengelola harus membuat pernyataan secara tertulis yang isinya bersedia menutup total tempat wisatanya jika ditemukan kasus baru di lokasinya,”tegas Kepala Dinas Pemuda Olaharga Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purwakarta, Agus Hasa.
Akan tetapi, pemetaan berpa zonasi itu wilayahnya lebih dipersempit lagi. “Di Kecamatan Pasawahan menjadi titik rawan karena empat kasus terkonfirmasi positif ada di wilayah itu,” ungkap Iyus kepada SINDONEWS, Minggu (26/7/2020).
(Baca juga: Tingkatkan Tangkapan Ikan, 27 Ribu Nelayan Akses Aplikasi Digital )
Sementara itu, kembali melonjaknya kasus positif COVID-19 tidak menyurutkan pelaksanaan normal baru. Salah satu sektor yang mulai kembali digenjot adalah pariwisata yang sudah membuka kembali sejak beberapa pekan terakhir. Hanya saja, khusus tempat-tempat hiburan, seperti tempat karaoke dan bisokop masih belum diijinkan beroperasi.
“Tempat-tempat wisata juga tidak leluasa. Sebelum beroperasi, pengelola harus membuat pernyataan secara tertulis yang isinya bersedia menutup total tempat wisatanya jika ditemukan kasus baru di lokasinya,”tegas Kepala Dinas Pemuda Olaharga Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purwakarta, Agus Hasa.
(msd)
Lihat Juga :