Bantuan COVID-19 Belum Dibagikan, Bupati Bogor Sebut Terkendala Birokrasi dan Stok Beras
Rabu, 29 April 2020 - 14:38 WIB
Ade Yasin mengungkapkan, bantuan beras ini menyasar 200.000 rumah tangga selama tiga bulan ke depan. Setiap rumah tangga, kata Ade, akan menerima 30 kilogram beras untuk sebulan. "Untuk masyarakat, Insya Allah mulai besok, (beras) mulai dikirim. Jadi kami tidak berikan uang tunai. Saya pastikan beras sampai kepada masyarakat dengan dikawal TNI dan Polri," kata politisi PPP ini.
Meski tidak memberikan uang, Ade Yasin mengklaim, nilai 30 kilogram beras ini, setara dengan Rp316.000. Namun, dia meminta masyarakat bersabar karena pengiriman dilakukan bertahap. "Wilayah Kabupaten Bogor ini sangat luas. Jadi kita bertahap distribusinya untuk yang lebih membutuhkan dulu," jelasnya.
Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy menegaskan, pihaknya bekerja sama dengan Kodim 0621/Kabupaten Bogor, serta Lanud Atang Sendjaja (ATS) dalam pendistribusian beras. "Kitap siapkan 19 unit truk untuk pendistribusian," jelasnya.(Baca juga; Buat Video Kekecewaan soal Bansos, Kades Jalancagak Subang Minta Maaf )
Meski tidak memberikan uang, Ade Yasin mengklaim, nilai 30 kilogram beras ini, setara dengan Rp316.000. Namun, dia meminta masyarakat bersabar karena pengiriman dilakukan bertahap. "Wilayah Kabupaten Bogor ini sangat luas. Jadi kita bertahap distribusinya untuk yang lebih membutuhkan dulu," jelasnya.
Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy menegaskan, pihaknya bekerja sama dengan Kodim 0621/Kabupaten Bogor, serta Lanud Atang Sendjaja (ATS) dalam pendistribusian beras. "Kitap siapkan 19 unit truk untuk pendistribusian," jelasnya.(Baca juga; Buat Video Kekecewaan soal Bansos, Kades Jalancagak Subang Minta Maaf )
(wib)
Lihat Juga :