TNI-Polri Kerja Keras Atasi Dampak Banjir di Bolsel dan Bolmong

Minggu, 26 Juli 2020 - 09:07 WIB
Selain itu aparat juga membantu mengevakuasi warga yang rumahnya terendam banjir ke tempat yang lebih aman. Sampai saat ini warga masih bersiaga di lokasi banjir, namun demikian aparat masih tetap bersiaga di TKP untuk antisipasi hujan kembali turun dan air sungai meluap lagi.

"Tugas Polri tidak hanya menjaga keamanan, Polri juga memiliki peran dalam membantu masyarakat dalam bentuk apapun termasuk musibah banjir yang dialami oleh warga," ujar Kapolres Kotamobagu, AKBP Prasetya Sejati melalui Kasat Sabhara Polres Kotamobagu AKP Fatrisius H.M. Pandenaa.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat mengantisipasi banjir guna meminimalisir korban dan kerugian materil. "Semoga upaya kami ini dapat membantu masyarakat khususnya masyarakat yang terdampak banjir," tutupnya.

(Baca juga: Mobil Polrestabes Surabaya Tiba, Pelanggar Semburat )

Kepala BPBD Bolsel, Danan Mokodompit mengatakan hujan dengan intensitas tinggi sejak Kamis (23/7/2020) yang mengakibatkan longsor di Tapa' Kulintang dan meluapnya sungai Salongo, sungai Molibagu, sungai Tolondadu dan beberapa sungai di sekitarnya belum sepenuhnya surut.

Lokasi terdampak longsor seperti di Tapa Kulintang, Desa Molibagu. Banjir juga mengakibatkan 26 desa terendam yang meliputi 12 desa di Kecamatan Bolaang Uki, 6 desa di Kecamatan Helumo, 4 desa di Kecamatan Tomini, 2 desa di Kecamatan Pinolosian, dan 2 desa di KecamatanPinolosian Tengah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!