Selama Tujuh Bulan, Kerugian Ditaksir Rp8,42 Miliar

Jum'at, 24 Juli 2020 - 09:00 WIB
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sekali-kali membakar sampah dan membiarkannya sebelum api padam. Juga membuang puntung rokok yang masih memiliki bara api di rumput kering. "Ini berpotensi ternadinya kebakaran lahan yang berdekatan di pemukiman warga," ujarnya. Baca Juga : Bencana Kebakaran Hanguskan 8 Rumah di Kabupaten Maros

Pihaknya mulai melakukan langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya kebakaran. Seperti, mengimbau kepada pemilik gedung tinggi untuk selalu mengecek alat proteksi kebakaran.

Sekaligus mengedukasi masyarakat terkait upaya antisipasi terjadinya kebakaran. Ia juga berharap kepada masyarakat untuk membentuk managemen kebakaran lorong. Tujuannya untuk mengendalikan api lebih dini.

"Jadi bagaimana dari masyarakat itu sendiri yang bisa mengendalikan api awal bilamana terjadi kebakaran dalam lorong atau di dalam permukiman padat," terangnya. Baca Lagi : Anggota DPRD Makassar Fraksi Demokrat Kunjungi Korban Kebakaran
(sri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!