Respons Rate SP Online 2020 Sumsel Tertinggi Kedua Nasional
Jum'at, 24 Juli 2020 - 07:27 WIB
"Saya ucapkan terimakasih kepada BPS RI yang sudah memberikan reward kepada Sumsel sesuai yang kita lihat bukan hanya selembar kertas indah yang di figura namun makna yang terlampirkan sangat tinggi, Serta saya secara pribadi mengucapkan selamat kepada Kabupaten/Kota yang mendapat penghargaan yang melebihi target 29,25%," ujar HD.
(Baca juga: Sadis, Oknum Anggota DPRD Labuhanbatu Selatan Lakukan Penyiksaan )
Adapun capaian kabupaten/kota di Sumsel yang mencapai target antara lain Kabupaten OKU sebesar 68,17%, Kabupaten Muaraenim sebanyak 24,68%, Kabupaten Musi Banyuasin sebanyak 60,88%, Lahat 58,81%, Kota Pagaralam 31,01%, Kabupaten Empatlawang 35,22%. Pali dan Murata 32,71, serta OKU Selatan 30,69%.
HD menyebut adanya peluncuran program internet desa satu tahun silam juga sangat berpengaruh dengan pencapaian persentase response rate ini. Ditambah Surat Edaran ke semua OPD yang dikeluarkannya semakin menambah angka partisipasi warga Sumsel melaksanakan SP Online 2020.
"Hal ini berkaitan dengan peluncuran internet masuk desa waktu itu yang artinya sudah termanfaatkan ini, dan inilah indikator laku cerdasnya masyarakat untuk berkaitan dengan sensus online 2020 ini bahkan rata-rata kabupaten yang diatas 29,25% ini justru Kabupaten-kabupaten yang baru untuk melakukan sensus online," katanya
Dengan banyaknya respon masyarakat terkait dengan sensus online ini, maka bisa merepresentasikan data yang sebenarnya ada di lapangan. Data begitu penting, karena dengan data yang kuat, maka pemerintah bisa mengambil keputusan yang sesuai dengan kondisi masyarakat.
(Baca juga: Sadis, Oknum Anggota DPRD Labuhanbatu Selatan Lakukan Penyiksaan )
Adapun capaian kabupaten/kota di Sumsel yang mencapai target antara lain Kabupaten OKU sebesar 68,17%, Kabupaten Muaraenim sebanyak 24,68%, Kabupaten Musi Banyuasin sebanyak 60,88%, Lahat 58,81%, Kota Pagaralam 31,01%, Kabupaten Empatlawang 35,22%. Pali dan Murata 32,71, serta OKU Selatan 30,69%.
HD menyebut adanya peluncuran program internet desa satu tahun silam juga sangat berpengaruh dengan pencapaian persentase response rate ini. Ditambah Surat Edaran ke semua OPD yang dikeluarkannya semakin menambah angka partisipasi warga Sumsel melaksanakan SP Online 2020.
"Hal ini berkaitan dengan peluncuran internet masuk desa waktu itu yang artinya sudah termanfaatkan ini, dan inilah indikator laku cerdasnya masyarakat untuk berkaitan dengan sensus online 2020 ini bahkan rata-rata kabupaten yang diatas 29,25% ini justru Kabupaten-kabupaten yang baru untuk melakukan sensus online," katanya
Dengan banyaknya respon masyarakat terkait dengan sensus online ini, maka bisa merepresentasikan data yang sebenarnya ada di lapangan. Data begitu penting, karena dengan data yang kuat, maka pemerintah bisa mengambil keputusan yang sesuai dengan kondisi masyarakat.
Lihat Juga :