Saat Petugas Coklit Pilkada Blitar Dikira Tenaga Medis Covid-19

Kamis, 23 Juli 2020 - 18:45 WIB
Petugas melakukan pengawasan saat berlangsungnya pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih Pilkada Kabupaten Blitar 2020. Foto/Ist
BLITAR - Alat pelindung diri (APD) COVID-19 yang dipakai Petugas Pencocokan dan Penelitian ( coklit ) data pemilih pilkada Kabupaten Blitar 2020, Heri, membuatnya sedikit kerepotan menuntaskan tugasnya.

Pada hari pertama kerja, Heri menjumpai tidak sedikit pemilik rumah yang dia datangi, tiba-tiba menutup pintu rumah.



"Warga seperti takut takut gitu," ujar atu relawan atau petugas coklit KPU di wilayah Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, Solichan Arif. (Baca juga: Bawaslu Siap Antisipasi Pelanggaran Tahapan Coklit Data Pemilih di Pilkada )

Dalam bertugas, Heri mengenakan APD lengkap. Masker, face shield mika bening, serta topi, juga dia kenakan. Sesuai arahan yang didapat, Heri juga memakai kemeja putih dipadu celana gelap. (Baca juga: Viral APD Unik Dokter Cantik, Fashionable Buat Pasien Nyaman )

Sepintas memang seperti petugas kesehatan yang tengah menangani kasus COVID-19. "Banyak yang mengira saya petugas kesehatan yang hendak melakukan pemeriksaan COVID-19. Karenanya begitu didatangi, pintu rumah langsung buru buru ditutup," kata Heri menceritakan pengalamannya sembari ketawa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!