Mengerikan, Deman Berdarah Renggut 18 Nyawa Warga Tasikmalaya

Kamis, 23 Juli 2020 - 09:55 WIB
Sementara, petugas instalasi pemulasaraan jenazah RSUD dokter Soekardjo Dona Dermawan mengatakan, pihaknya menjemput pasien yang meninggal dari ruang pediatric insensitive care unit (picu). "Dari keterangan dokter yang merawatnya pasien meninggal menderita DBD," sebutnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dokter UUS Supangat mengatakan, kasus DBD di Kota Tasikmalaya sudah sekitar 1000 orang. "Dan saat ini masih ada yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit antara 25 hingga 30 orang," pungkasnya. (Baca: Dana Bansos Disunat Jadi Bukti Pengawasan Pemda Lemah).

Dengan meninggalnya balita tersebut, kasus kematian akibat DBD di Kota Tasikmalaya kembali meningkat. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, kasus DBD sejak Januari 2020 tercatat sekitar 1000 kasus, dimana 17 di antaranya meninggal dunia.

Adanya tambahan kasus kematian akibat DBD, Rabu malam membuat angka bertambah menjadi 18 orang meninggal dunia, dan dari total kasus kematian. Dimana 12 di antaranya anak- anak.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!