PDAM Makassar Target Raih Untung Rp14 Miliar Tahun Ini
Selasa, 21 Juli 2020 - 09:00 WIB
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Makassar atau dikenal dengan PDAM meningkatkan target laba sebesar Rp14 miliar tahun ini. Foto : SINDOnews/Ilustrasi
MAKASSAR - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Makassar atau dikenal dengan PDAM meningkatkan target laba sebesar Rp14 miliar tahun ini. Baca : Pendapatan PDAM Makassar Turun Drastis Gegara Pandemi Corona
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Perubahan Tahun Buku 2020 telah disahkan Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin selaku kuasa pemegang mandat (KPM).
Dirut Perumda Air Minum Kota Makassar, Hamzah Ahmad mengatakan jika dibandingkan RKAP Pokok 2020, angka itu mengalami peningkatan sebesar Rp4 miliar dari target awal Rp10 miliar. "Di RKAP Pokok target laba kita Rp10 miliar, itu kita tingkatkan menjadi Rp14 miliar di perubahan," tukas Hamzah kepada SINDOnews.
Pada RKAP perubahan, kata Hamzah ada beberapa kegiatan yang tidak dilanjutkan. Seperti, perjalanan dinas ke luar kota dan pelatihan atau bimbingan teknis (bimtek). Tujuannya untuk mengefisienkan anggaran di tengah kondisi pandemi.
Dia menyebut setoran deviden bergantung pada hasil audit setiap tahunnya. Berdasarkan regulasi, besaran deviden yang disetor paling banyak 30% dari total laba. "Setoran kita ketahui setelah ada audit, kalau laba kita besar maka setoran juga mengikut," tuturnya. Baca Juga : PDAM Makassar Jamin Kualitas Air Bersih di Musim Hujan
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Perubahan Tahun Buku 2020 telah disahkan Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin selaku kuasa pemegang mandat (KPM).
Dirut Perumda Air Minum Kota Makassar, Hamzah Ahmad mengatakan jika dibandingkan RKAP Pokok 2020, angka itu mengalami peningkatan sebesar Rp4 miliar dari target awal Rp10 miliar. "Di RKAP Pokok target laba kita Rp10 miliar, itu kita tingkatkan menjadi Rp14 miliar di perubahan," tukas Hamzah kepada SINDOnews.
Pada RKAP perubahan, kata Hamzah ada beberapa kegiatan yang tidak dilanjutkan. Seperti, perjalanan dinas ke luar kota dan pelatihan atau bimbingan teknis (bimtek). Tujuannya untuk mengefisienkan anggaran di tengah kondisi pandemi.
Dia menyebut setoran deviden bergantung pada hasil audit setiap tahunnya. Berdasarkan regulasi, besaran deviden yang disetor paling banyak 30% dari total laba. "Setoran kita ketahui setelah ada audit, kalau laba kita besar maka setoran juga mengikut," tuturnya. Baca Juga : PDAM Makassar Jamin Kualitas Air Bersih di Musim Hujan
Lihat Juga :