Mati Tak Wajar, Polisi Bongkar Makam Takmir Masjid di Gresik
Senin, 20 Juli 2020 - 17:39 WIB
Kapolsek Panceng , AKP Daeng Jannah menjelaskan, proses otopsi dilakukan tertutup oleh tim forensik dari Polda Jatim. Hasilnya masih belum diketahui. "Hasilnya menunggu dari Polda," ujar Jannah.
(Baca juga: Anak Korban Banjir di Wajo Tetap Semangat Belajar di Pengungsian )
Disebutkan, proses pembongkaran makam Askuri berlangsung pukul 09.00-12.00 WIB. Setelah otopsi selesai, jenazahnya kembali dikubur di tempat yang sama.
Sementara Kepala Desa Serah , Abdul Said berharap setelah otopsi ini ada kejelasan mengenai penyebab kematian warganya itu. "Meninggalnya ada kejanggalan, dia tidak sakit tapi meninggalnya dengan kondisi bersimpah darah," ujarnya.
(Baca juga: Anak Korban Banjir di Wajo Tetap Semangat Belajar di Pengungsian )
Disebutkan, proses pembongkaran makam Askuri berlangsung pukul 09.00-12.00 WIB. Setelah otopsi selesai, jenazahnya kembali dikubur di tempat yang sama.
Sementara Kepala Desa Serah , Abdul Said berharap setelah otopsi ini ada kejelasan mengenai penyebab kematian warganya itu. "Meninggalnya ada kejanggalan, dia tidak sakit tapi meninggalnya dengan kondisi bersimpah darah," ujarnya.
(eyt)
Lihat Juga :