Pembahasan APBD Perubahan Sulsel Kemungkinan Tidak Dilakukan
Senin, 20 Juli 2020 - 07:39 WIB
Atas kondisi ini, perubahan APBD 2020 kata dia dibolehkan lewat perubahan parsial. Dimana penetapannya bisa dilakukan lewat peraturan gubernur atau peraturan kepala daerah (perkada). "Jadi belum kita mengarah ke perubahan APBD. Baru perubahan perkada yang biasa juga diistilahkan perubahan parsial," lanjut dia.
Dikatakan, perubahan parsial APBD ini sudah dilakukan sejak awal pandemi di Sulsel. Saat ini perubahan parsial sudah memasuki tahap keempat. Rencananya, anggarannya akan dialihkan untuk fokus pada upaya pemulihan dampak ekonomi pasca pandemi.
"Jadi sekarang lagi bergulir parsial keempat di bulan Juli ini. Jadi kegiatan-keiatan yang ada dalam APBD yang memang bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat dan inline dengan recovery ekonomi, itu yang dikembalikan," jelas Edi.
Dia menyebutkan, ada sekitar Rp300 miliar anggaran yang bersumber dari biaya tidak terduga yang rencananya akan disiapkan untuk dialihkan dalam upaya recovery ekonomi. Namun hal ini masih dibahas lebih lanjut.
"Mungkin masih ada sekitar Rp300 miliar itu yang didorong untuk recovery ekonomi). Tentu ditambah denfan adanyaa target pendapatan dari Bapenda. Karena kan Alhamdulillah untuk Bapenda itu di semester 1 sudah di atas 51% pendapatannta. Artinya untuk sampai ke Desember masih memungkinkan untuk dinaikkan targetnya," jelasnya.
Dikatakan, perubahan parsial APBD ini sudah dilakukan sejak awal pandemi di Sulsel. Saat ini perubahan parsial sudah memasuki tahap keempat. Rencananya, anggarannya akan dialihkan untuk fokus pada upaya pemulihan dampak ekonomi pasca pandemi.
"Jadi sekarang lagi bergulir parsial keempat di bulan Juli ini. Jadi kegiatan-keiatan yang ada dalam APBD yang memang bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat dan inline dengan recovery ekonomi, itu yang dikembalikan," jelas Edi.
Dia menyebutkan, ada sekitar Rp300 miliar anggaran yang bersumber dari biaya tidak terduga yang rencananya akan disiapkan untuk dialihkan dalam upaya recovery ekonomi. Namun hal ini masih dibahas lebih lanjut.
"Mungkin masih ada sekitar Rp300 miliar itu yang didorong untuk recovery ekonomi). Tentu ditambah denfan adanyaa target pendapatan dari Bapenda. Karena kan Alhamdulillah untuk Bapenda itu di semester 1 sudah di atas 51% pendapatannta. Artinya untuk sampai ke Desember masih memungkinkan untuk dinaikkan targetnya," jelasnya.
Lihat Juga :