Terungkap! Motif Anak Durhaka Bunuh Ibu Kandung saat Tadarus di Masjid karena Kesal dan Sakit Hati
Rabu, 29 Maret 2023 - 19:41 WIB
“Peristiwa itu terjadi saat korban sedang melaksanakan tadarusan Al-Qur’an usai salat tarawih di Masjid Baiturahman,” ujarnya.
Pelaku juga melukai ayah kandungnya Misbahul Munir (60) yang saat itu berusaha menolong istrinya, karena korban sempat berteriak minta tolong. “Namun secara membabi-buta pelaku juga membacok ayahnya, hingga akhirnya bisa menyelamatkan diri dari amukan pelaku,” ungkapnya.
Baca juga: Terungkap! Ibu Muda di Kampar Tega Bunuh Anaknya Hanya Gegara Hiperaktif
Setelah peristiwa yang sempat menghebohkan di Kecamatan Babat Supat itu, polisi bergerak cepat untuk menangkap pelaku, dan pada saat hendak diamankan pelaku tidak merespons panggilan dari petugas dan warga sehingga warga berinisiatif membuat kayu silang untuk membekuknya.
Disebutkan, saat akan ditangkap pelaku malah berontak dan melarikan diri menuju dapur, pada saat lari menuju dapur pelaku bertemu dengan anggota dan berusaha menusukkan pedangnya ke perut anggota.
Namun, ada tas yang melindungi perut anggota, sehingga diambil tindakan tegas dan terukur di kaki pelaku. Lalu para saat anggota hendak melompati badanya, pelaku kembali membacok kaki anggota.
Pelaku juga melukai ayah kandungnya Misbahul Munir (60) yang saat itu berusaha menolong istrinya, karena korban sempat berteriak minta tolong. “Namun secara membabi-buta pelaku juga membacok ayahnya, hingga akhirnya bisa menyelamatkan diri dari amukan pelaku,” ungkapnya.
Baca juga: Terungkap! Ibu Muda di Kampar Tega Bunuh Anaknya Hanya Gegara Hiperaktif
Setelah peristiwa yang sempat menghebohkan di Kecamatan Babat Supat itu, polisi bergerak cepat untuk menangkap pelaku, dan pada saat hendak diamankan pelaku tidak merespons panggilan dari petugas dan warga sehingga warga berinisiatif membuat kayu silang untuk membekuknya.
Disebutkan, saat akan ditangkap pelaku malah berontak dan melarikan diri menuju dapur, pada saat lari menuju dapur pelaku bertemu dengan anggota dan berusaha menusukkan pedangnya ke perut anggota.
Namun, ada tas yang melindungi perut anggota, sehingga diambil tindakan tegas dan terukur di kaki pelaku. Lalu para saat anggota hendak melompati badanya, pelaku kembali membacok kaki anggota.
Lihat Juga :