Banjir Lutra, BNPB Pinjamkan Helikopter untuk Distribusi Logistik dan Evakuasi
Jum'at, 17 Juli 2020 - 20:12 WIB
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah bersama Kepala BNPB usai melakukan peninjauan kondisi Lutra pascabanjir via udara. Foto: Humas Pemprov Sulsel
LUWU UTARA - Gubernur Sulsel , Nurdin Abdullah mendampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) , Doni Monardo meninjau lokasi banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara (Lutra). Mereka memantau lewat udara. Setelah itu meninjau langsung di Desa Radda, dilanjutkan rapat dengan Forkopimda Sulsel dan Muspida Lutra.
Doni mengatakan,kedatangannya itu karenaditugaskan oleh untuk memastikan bahwa segala sesuatu dalam hal penanganan kebencanaan di wilayah Lutra berjalan dengan baik.
"Terutama masyarakat yang memerlukan bantuan dalam kondisi tanggap darurat di tempat pengungsian, fasilitas logistiknya, penginapan, sanitasinya dukungan air dan juga perlengkapan terutama untuk ibu-ibu dan anak-anak. Demikian juga untuk wanita hamil itu harus menjadi prioritas kita," kata Doni Monardo dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Jumat (17/7/2020).
Baca juga: Sempat Putus Akibat Banjir, Akses Jalan di Radda Kini Bisa Dilalui Kendaraan
Prioritas kedua yakni pemulihan lingkungan untuk ditata kembali. Ia menyebutkan, selain BNPB, Pemprov Sulsel serta Kementerian PUPR mendapat tugas dari Presiden Jokowi untuk mempercepat proses transportasi dan sejumlah fasilitas publik, agar bisa dimanfaatkan kembali.
Doni melanjutkan, bahwa BNPB akan memberikan pinjaman satu unit helikopter untuk digunakan bagi Pemkab Lutra dan Pemprov Sulsel dalam rangka mengevakuasi dan kepentingan logistik.
"Beberapa hari ke depan helikopter yang dibawa oleh BNPB selanjutnya akan digunakan oleh Pemerintah Kabupaten Luwu Utara dan Provinsi Sulawesi Selatan," sebutnya.
Doni mengatakan,kedatangannya itu karenaditugaskan oleh untuk memastikan bahwa segala sesuatu dalam hal penanganan kebencanaan di wilayah Lutra berjalan dengan baik.
"Terutama masyarakat yang memerlukan bantuan dalam kondisi tanggap darurat di tempat pengungsian, fasilitas logistiknya, penginapan, sanitasinya dukungan air dan juga perlengkapan terutama untuk ibu-ibu dan anak-anak. Demikian juga untuk wanita hamil itu harus menjadi prioritas kita," kata Doni Monardo dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Jumat (17/7/2020).
Baca juga: Sempat Putus Akibat Banjir, Akses Jalan di Radda Kini Bisa Dilalui Kendaraan
Prioritas kedua yakni pemulihan lingkungan untuk ditata kembali. Ia menyebutkan, selain BNPB, Pemprov Sulsel serta Kementerian PUPR mendapat tugas dari Presiden Jokowi untuk mempercepat proses transportasi dan sejumlah fasilitas publik, agar bisa dimanfaatkan kembali.
Doni melanjutkan, bahwa BNPB akan memberikan pinjaman satu unit helikopter untuk digunakan bagi Pemkab Lutra dan Pemprov Sulsel dalam rangka mengevakuasi dan kepentingan logistik.
"Beberapa hari ke depan helikopter yang dibawa oleh BNPB selanjutnya akan digunakan oleh Pemerintah Kabupaten Luwu Utara dan Provinsi Sulawesi Selatan," sebutnya.
Lihat Juga :