Hasil Rapid Test Reaktif, Dua ASN Diminta Swab Test dan Isolasi Mandiri

Kamis, 16 Juli 2020 - 15:11 WIB
Dia pun menyarankan agar keduanya melakukan isolasi mandiri atau tidak beraktivitas dulu, demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Itu sebagai antisipasi sampai nanti benar-benar diketahui pasti kondisinya berdasarkan swab test. Biasanya hasil swab test bisa diketahui dalam jangka waktu satu minggu. Disinggung soal pelaksanaan rapid test kali ini, Rahadian menyebutkan rencananya dilakukan kepada 365 ASN.

"Kami hari ini menyiapkan sebanyak 365 alat rapid test sesuai dengan permintaan, tapi tidak terpakai semua karena sebagian ASN ada yang sedang WFH (Work From Home)," tandasnya.

(Baca juga: Sekolah Pakai Internet untuk PJJ, Telkom Catat Pertumbuhan Indihome 30% )

Asisten Administrasi Umum Setda KBB, Agus Maolana menyebutkan, agenda rapid test ke ASN di lingkungan Pemda KBB sebagai langkah antisipasi penyebaran COVID-19. Agenda hari ini memang untuk di lingkungan Setda, tapi di SKPD juga dilakukan dan sebagian sudah berjalan. Dirinya berharap ASN bisa memanfaatkan kegiatan ini untuk memastikan kondisi kesehatannya.

"Ini sebagai antisipasi, jadi kalau ada yang reaktif kan bisa diambil langkah cepat penanganannya. Virus ini sampai sekarang belum ada vaksinnya, sehingga untuk menghindarinya patuhi protokol kesehatan dari pemerintah dan selalu memakai masker dalam beraktivitas," tuturnya
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!