Tak Tahan Nafsu, Pria di OKU Cabuli Sepupu saat Sedang Tidur
Kamis, 09 Februari 2023 - 10:35 WIB
Seorang pria asal Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU tega setubuhi sepupu sendiri di saat korban sedang tidur. Peristiwa itu sendiri terjadi saat korban bermalam di rumah pelaku. Foto SINDOnews
BATURAJA - Seorang pria asal Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) tega setubuhi sepupu sendiri di saat korban sedang tidur. Peristiwa itu sendiri terjadi saat korban bermalam di rumah pelaku.
Unit PPA Polres OKU Ipda Ahmad Astian, melalui Kasi Humas mengatakan, pelaku berinisial SA (25) asal Baturaja Timur Kabupaten OKU merupakan sepupu kandungnya sendiri yang berinisial DMA (15) warga Asal Baturaja Timur. Baca juga: Mabuk Miras, Paman di Kotim Tega Setubuhi Ponakan yang Masih 14 Tahun Hingga Melahirkan
Kejadian itu berlansung pada November 2022 yang lalu sekira Pukul 23:00 WIB. Saat itu korban bermalam di rumah pelaku, yang mana korban dan pelaku merupakan sepupu.
Pelaku tiba-tiba masuk ke dalam kamar yang mana korban berada di dalam kamar tersebut. Lalu pelaku masuk dan melakukan tindak bejat tersebut dengan cara memaksa dan membungkam mulut korban sehingga ketika itu korban tidak dapat berbuat banyak saat disetubuhi oleh pelaku," jelas Ipda Ahmad Astian, Kamis (9/2/2023).
Unit PPA Polres OKU Ipda Ahmad Astian, melalui Kasi Humas mengatakan, pelaku berinisial SA (25) asal Baturaja Timur Kabupaten OKU merupakan sepupu kandungnya sendiri yang berinisial DMA (15) warga Asal Baturaja Timur. Baca juga: Mabuk Miras, Paman di Kotim Tega Setubuhi Ponakan yang Masih 14 Tahun Hingga Melahirkan
Kejadian itu berlansung pada November 2022 yang lalu sekira Pukul 23:00 WIB. Saat itu korban bermalam di rumah pelaku, yang mana korban dan pelaku merupakan sepupu.
Pelaku tiba-tiba masuk ke dalam kamar yang mana korban berada di dalam kamar tersebut. Lalu pelaku masuk dan melakukan tindak bejat tersebut dengan cara memaksa dan membungkam mulut korban sehingga ketika itu korban tidak dapat berbuat banyak saat disetubuhi oleh pelaku," jelas Ipda Ahmad Astian, Kamis (9/2/2023).