Kasus Pengusiran Wartawan di Garut Masuk Penyidikan Polisi

Kamis, 30 April 2015 - 14:59 WIB
Kasus Pengusiran Wartawan...
Kasus Pengusiran Wartawan di Garut Masuk Penyidikan Polisi
A A A
GARUT - Kasus pengusiran dan pelarangan peliputan wartawan oleh manajemen pabrik sepatu Nike masuk tahap penyidikan. Jajaran Sat Reskrim Polres Garut memeriksa sejumlah wartawan untuk dimintai keterangan.

"Sekarang masih BAP. Hari ini rencana akan ada empat orang wartawan yang akan diperiksa," kata Kasat Reskrim Polres Garut AKP Dadang Garnadi, Kamis (30/4/2015).

Pemeriksaan tersebut merupakan tindak lanjut dari pelaporan sejumlah wartawan lintas media di Mapolres Garut, Senin 27 Arpil 2015 lalu.

Saat itu, sejumlah wartawan yang hendak meliput agenda Menteri Perindustrian (Menperin) di pabrik sepatu Nike, PT Changshin Reksa Jaya, usai kunjungannya di sentra industri kulit Sukaregang, Garut diusir paksa petugas keamanan pabrik.

Bahkan beberapa orang diantaranya mendapat perlakukan yang tidak mengenakan dari pihak kemanan pabrik.

"Berdasarkan laporan yang kami terima, pihak terlapor yakni PT Changshin Reksa Jaya, melanggar UU No 40 Tahun 1999 Tentang Pers dan Pasal 335 KUHP mengenai Perbuatan Tidak Menyenangkan," sebutnya.

Dadang menegaskan akan terus memproses kasus tersebut meski jika suatu saat kedua pihak yaitu pelapor dan terlapor melakukan perdamaian.

"Kasusnya tetap berlanjut jika suatu saat nanti pelapor, dalam hal ini adalah wartawan, dan terlapor yaitu pihak perusahaan melakukan perdamaian. Perdamaian itu tidak menggugurkan perbuatan pidana. Namun, perdamaian bisa menjadi pertimbangan hakim untuk meringankan di pengadilan nanti," paparnya.

Sebelumnya, sejumlah wartawan lintas media mendatangi Mapolres Garut. Kedatangan para jurnalis ini merupakan buntut dari adanya aksi pelarangan peliputan dan perbuatan tidak menyenangkan dari pihak keamanan PT Changshin Reksajaya.

"Kami datang ke Polres Garut untuk melaporkan adanya pelarangan peliputan dan perbuatan tidak menyenangkan. Saat kami bertugas untuk meliput kegiatan Menteri Perdagangan Saleh Husin ketika berkunjung ke PT Changshin di Kecamatan Leles, pihak keamanan melarang masuk dan meneriaki kami sebagai penyusup," kata Ii Solihin, kontributor MNC Media di Garut beberapa waktu lalu.

Ii menuturkan, mobil Toyota Corona yang dikemudikannya berada dalam satu rombongan iring-iringan menteri. Namun sesaat setelah memasuki kompleks pabrik sepatu Nike itu, mobil yang dikendarainya dicegat dan diperintahkan pihak keamanan untuk mundur ke luar gerbang pabrik.

"Kami diminta untuk berhenti dan keluar dari pabrik. Padahal jelas-jelas dari humas kementrian untuk ikut bersama dalam iring-iringan rombongan agar bisa melakukan peliputan," sebutnya.

Aep Hendy, wartawan media cetak membenarkan adanya insiden itu. Dia menilai wartawan berhak melaksanakan tugas jurnalistiknya.

"Ada pejabat negara di sana. Kami berhak melakukan peliputan. Dalam undang-undang, tugas jurnalistik kami dilindungi," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Wartawan di Pasuruan...
Wartawan di Pasuruan Dikirimi Paket Misterius Diduga Berisi Racun, 3 Hari Kritis Mengalami Kebutaan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka...
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Penculikan dan Pengeroyokan Wartawan di Karawang
Soroti Kekerasan Terhadap...
Soroti Kekerasan Terhadap Wartawan, Partai Garuda: Mereka Dilindungi UU
Indeks Keselamatan Jurnalis...
Indeks Keselamatan Jurnalis 2023: 45 Persen Wartawan Pernah Alami Tindak Kekerasan
2 Tersangka Kasus Penganiayaan...
2 Tersangka Kasus Penganiayaan Wartawan Diminta Menyerahkan Diri
Penganiayaan Wartawan...
Penganiayaan Wartawan di Madina, IWO Sumut: Bukti Nyata Ancaman Terhadap Dunia Pers
Berita Terkini
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
23 menit yang lalu
Menyemarakkan Tahun...
Menyemarakkan Tahun Baru Islam, MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi hingga Cerdas Cermat
51 menit yang lalu
Dilaporkan ke Kemenhaj...
Dilaporkan ke Kemenhaj Sulsel, JFT Siap Memberikan Keterangan dan Langkah Hukum
1 jam yang lalu
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
3 jam yang lalu
Perkuat Konektivitas...
Perkuat Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Riau, Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi
5 jam yang lalu
Update Kebakaran TPA...
Update Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang, Titik Api Tersisa 30 Persen
5 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved