Balita Ini Ditelantarkan Ibu Kandungnya

Rabu, 29 April 2015 - 19:18 WIB
Balita Ini Ditelantarkan...
Balita Ini Ditelantarkan Ibu Kandungnya
A A A
KENDAL - Aril Budi Setiawan, balita berusia sekitar 3,5 tahun ini bernasib malang karena ditelantarkan oleh ibu kandungnya.

Saat ini, Aril dirawat oleh Anjasmara dan istrinya Sonia, warga dukuh Jetis, Desa Plantaran, Rt 05/06, Kecamatan Kaliwungu.

Kisah tragis itu bermula sejak seorang yang mengaku bernama Yanti mendatangi rumah Anjasmara bermaksud menitipkan anaknya, satu bulan yang lalu.

"Kami tidak kenal dengan Yanti. Tapi mengaku menitipkan anaknya karena terbelit ekonomi," kata Anjasmara, Rabu (29/4/2015).

Dikatakan, Yanti mengaku asli Jawa Timur itu berjanji akan mengambil anaknya kembali setelah mendapatkan uang."Mulanya tidak mau, tapi bocah ini nangis terus," sebutnya.

Anjasmara menuturkan jika Aril sudah dalam perawatannya sekitar 1,5 bulan ini. Kini dia kerepotan dan hendak menyerahkan anak tersebut ke Dinas Sosial lantaran sudah tidak sanggup merawat sang bocah.

"Yanti tidak meninggalkan uang, bahkan dia justru meminta saya uang Rp300 ribu," paparnya.

Alasan Anjasmara mau membantu merawat Aril karena dia meyakini bahwa Yanti tidak akan tega menelantarkan anaknya sendiri. Selain itu, Yanti juga meninggalkan dua nomor telepon seluler (HP) kepada Anjasmara agar sewaktu-waktu dapat dihubungi.

"Sempat saya sms dan telepon, jawabannya nanti akan dijemput. Nunggu ia dapat uang dulu," lanjutnya.

Sonia menambahkan, suaminya berulangkali menghubungi Yanti. Namun, terakhir kali, Yanti justru mengaku sudah enggan merawat anaknya dan memasrahkan kepada Anjasmara.

"Kami sempat menyerahkan ke Panti asuhan tapi ditolak. Katanya panti asuhan hanya bisa menerima jika anak sudah berumur lima tahun dan atas persetujuan orang tuanya sendiri," ujar Sonia.

Sonia berharap ada orang yang mau merawat dan mengadopsi Aril. Ia dan suaminya sudah tidak sanggup merawat lantaran hanya berpenghasilan pas-pasan dari hasil jualan warung makan nasi rames."Jika tidak kami berencana akan menyerahkan pada dinas sosial," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
DIY Provinsi Termiskin...
DIY Provinsi Termiskin di Jawa
Rapat Evaluasi Kemiskinan:...
Rapat Evaluasi Kemiskinan: Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem Menyusut
Angka Kemiskinan Perkotaan...
Angka Kemiskinan Perkotaan Jabar Naik
Mendorong Perempuan...
Mendorong Perempuan Desa Keluar dari Miskin Ekstrem
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
52 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
1 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
1 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
2 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
2 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved