Warga Masih Kesulitan Akses Danais

Minggu, 26 April 2015 - 10:24 WIB
Warga Masih Kesulitan...
Warga Masih Kesulitan Akses Danais
A A A
YOGYAKARTA - DIY memperoleh dana kesitimewaan (danais) dari pemerintah pusat sejak UU Keistimewaan DIY diundang kan pada 2012. Namun, war ga DIY masih kesulitan untuk mengaksesnya.

Totok, 45, warga Pelem Lor, Ke camatan Banguntapan, Bantul, mengungkapkan, Desa Pelem Lor merupakan desa pelestari budaya. Namun, sejauh ini belum ada sentuhan dari danais, khususnya untuk urusan kebudayaan. "Semangat warga sangat tinggi dalam nguriri kesenian. Sayangnya, itu belum ter fasilitasi, meski ada danais," katanya pada acara reses Ketua Komisi D DPRD DIY kemarin. Menurut dia, meski desanya men jadi desa pelestarian bu daya, peralatan kesenian masih mi nim.

"Kami memiliki kelompok kesenian, seperti karawaitan, gamelan, hadroh. Tapi kami tidak memiliki peralatan gamelan," ungkap Totok. Warga lainnya, Mursidim mengakui, kelompok-kelompok kesenian di desanya sampai saat ini berkarya, meski dengan keterbatasan. "Hanya kelompok ketoprak yang dulu kita miliki, sekarang tidak ada lagi," kata dia. Ketua Komisi D DPRD DIY Yoserizal mengungkapkan, bidang kebudayaan menjadi salah satu prioritas untuk menjaga Keistimewaan DIY.

"Adanya da na is yang tahun ini sebanyak Rp547,4 miliar bisa untuk melestarikan budaya. Anggaran ter besar danais memang untuk kebudayaan," katanya. Politikus Partai Gerindra ini mengungkapkan, saat ini danais juga didistribusikan ke kabupaten/ kota selaku kuasa pengguna anggaran (KPA). Salah satu tujuannya agar serapannya lebih maksimal. Tetapi, serapan danais di kabupaten/kota juga masih minim.

Legislator dari Dapil Bantul Timur ini siap menjembatani kebutuhan warga dalam mengakses danais maupun program dari Pemda DIY.Salah satunya syaratnya adalah membuat proposal kegiatan. "Silakan bikin proposal ke bupati ditembusi ke Dinas Kebudayaan, juga ke Komisi D. Kami akan membantu agar warga bisa mengaksesnya," ujarnya.

Ridwan anshori
(ars)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
5 menit yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
1 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
4 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
4 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
4 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
5 jam yang lalu
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved