Sampaikan Pesan UN Jujur untuk Kakak SMP

Selasa, 21 April 2015 - 10:39 WIB
Sampaikan Pesan UN Jujur...
Sampaikan Pesan UN Jujur untuk Kakak SMP
A A A
SURABAYA - Hari ini, 21 April, sejumlah sekolah atau instansi ramai-ramai memperingati Hari Kartini, tidak terkecuali di Surabaya.

Sejak kemarin, beberapa sekolah sudah memperingati Hari Kartini dengan banyak cara. Seperti yang dilakukan murid SD Muhammadiyah 24 Surabaya di Jalan Ketintang Madya. Setelah pawai berkeliling di kawasan Ketintang Madya, mereka menggelar teatrikal, mengusung pesan ujian nasional (UN) jujur kepada kakak-kakaknya yang duduk di kelas IX SMP yang akan dilaksanakan pekan depan.

”UN tak jujur awal masa depan tak mujur,” kata Muhammad Akbar Hidayatullah, siswa kelas V SD Muhammadiyah 24 Surabaya. Akbar memerankan seorang direktur yang tidak amanah, korup. Direktur ini akhirnya dipenjara. Semua itu berawal saat sekolah, direktur yang satu ini tidak jujur dalam mengerjakan soal UN. Lain halnya dengan Gede Ardiyan Afansyiah yang memerankan polisi dan menangkap direktur korup.

Gede menggambarkan dirinya bisa jadi polisi karena mengerjakan UN secara jujur, sehingga setelah jadi polisi bisa memenjarakan direktur jahat. Aksi teatrikal ini cukup memantik perhatian pengguna jalan yang melintas. Kepala SD Muhammadiyah 24 Muhadar menyatakan, UN jujur merupakan pesan yang disampaikan anak-anak bersamaan momentum Hari Kartini tahun ini.

”Pesan UN jujur untuk kakak kelas di SMP yang sebentar lagi UN,” kata Muhadar. Menurutnya, jika anak tidak jujur dalam UN atau kehidupannya, akan berdampak besar. Saat jadi presiden akan korupsi, menyengsarakan rakyat, ketika jadi DPR akan menipu rakyat. ”Semua kondisi dan problem bangsa yang seperti ini karena ada pejabatnya yang dulu saat sekolah tidak jujur. Jujur dimulai dari anak-anak,” tandas Muhadar yang ikut mendampingi siswa kelas IV dan V dalam menggelar aksi.

Sementara itu, hari ini banyak sekolah menggelar Kartinian. Salah satunya di SDN Bubutan IV di Jalan Semarang, Surabaya. SDN dengan perpustakaan percontohan tingkat nasional ini menggelar ragam kegiatan. Ada lomba sudut baca kelas sesi 2, lomba membaca cepat, tantangan membaca, dan fashion show. Semua siswa dan guru perempuan mengenakan kostum Kartinian. Lain halnya di SDN Mojo VI dan VII di Jalan Mojo klanggru Kidul 145.

Di sekolahan tersebut, hari ini akan digelar banyak perlombaan dengan memanfaatkan biskuit Kokola ada menghias kue dan lainnya. Ada 500 anak dijadwalkan mengikuti perlombaan yang didukung produsen biskuit Kokola yang berbasis di Kabupaten Gresik itu.

Soeprayitno
(ars)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
40 menit yang lalu
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
1 jam yang lalu
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
3 jam yang lalu
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
3 jam yang lalu
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
3 jam yang lalu
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
3 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved