Puluhan Oknum TNI Diduga Rusak Tanaman Warga

Jum'at, 17 April 2015 - 23:46 WIB
Puluhan Oknum TNI Diduga Rusak Tanaman Warga
Puluhan Oknum TNI Diduga Rusak Tanaman Warga
A A A
TULUNGAGUNG - Puluhan oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan bersenjata laras panjang diduga merusak tanaman warga di Dusun Kaligede, Desa Panggungkalak, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung.

Dengan sabit, kapak dan gergaji mesin, mereka membabati ratusan tanaman sengon, ketela pohon dan pisang milik warga setempat.

Aksi yang berlangsung di dua tempat tersebut diduga terkait sikap warga yang menolak mengakui lahan milik TNI di Dusun Kaligede.

"Sebab sekitar dua bulan lalu kami diminta menandatangani pengakuan bahwa lahan di Kaligede milik TNI dan kami menolaknya, " ujar Barni (55) warga setempat, Jumat (17/4/2015).



Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB itu berlangsung cepat. Saat itu Barni berada di lokasi kejadian. Dia mengaku sempat menegur salah satu anggota oknum TNI yang terlihat sebagai komandan. Petani kecil itu mempertanyakan alasan perusakan tersebut.

Sebab sengon, ketela pohon dan pisang yang dibabat itu merupakan tanamannya. Total ada sebanyak 363 sengon dengan usia tanam 1,5 tahun-2 tahun.

"Tentara itu menjawab, semua tanaman itu berada di lahan milik TNI. Karenanya TNI berhak membersihkanya, " timpal Barni menirukan ucapan oknum tersebut. Namun tidak mau kalah, Barni menegaskan lahan yang ada masih berstatus sengketa.

Dengan sengit dia juga meminta bukti HGU dan dokumen lain kalau memang lahan diklaim sebagai milik TNI.

Sebab seingat dia TNI tidak pernah memiliki bukti HGU. "Pada pertemuan dengan Dandim Tulungagung Rusman tahun 2004, seingat saya dikatakan TNI tidak punya HGU di Kaligede. Kalau sekarang ada HGU berarti itu rekayasa, " tegasnya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.0956 seconds (10.177#12.26)