Berdalih Mahal, Bulog Tolak Beli Beras Petani

Jum'at, 17 April 2015 - 16:05 WIB
Berdalih Mahal, Bulog...
Berdalih Mahal, Bulog Tolak Beli Beras Petani
A A A
BENGKULU - Divre Bulog Bengkulu menolak membeli Gabah Kering Giling (GKG) atau beras petani di Bengkulu. Kebijakan itu tentu bertentangan dengan Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 5 tahun 2015.

Kepala Seksi Perencanaan dan Pengembangan Usaha Perum Bulog Divisi Regional Bengkulu Hari Astaguna mengakui, pihaknya sudah tidak membeli beras petani di Bengkulu sejak tiga bulan terakhir. Karena harga jual beras ditingkat petani mahal.

"Inpres Nomor 5 tahun 2015 membatasi harga beli maksimal Rp 7.300 perkilogram. Sedangkan harga jual beras ditingkat petani lebih dari itu," ujar Hari usai rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah Bengkulu, Jumat (16/4/2015).

Bulog memprediksi harga jual beras ditingkat petani di Provinsi Bengkulu kembali normal pada akhir bulan ini, karena sudah ada petani yang mulai panen.

"Saat ini stok beras di gudang Bulog Divre Bengkulu 5.600 ton dan masih aman untuk penyaluran tiga bulan ke depan. Untuk suplay stok masih didatangkan dari pulau Jawa," terang Hari.

Untuk penyaluran beras beras miskin (Raskin) di Provinsi Bengkulu tahun 2014 lalu, tersalurkan kepada 8.383 Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) atau terserap 73,46 persen.

"Tidak tersalurkan hanya di Kabupaten Mukomuko, kendalanya karena pak Bupatinya menolak penyaluran Raskin. Namun tetap saja untuk tahun 2015 ini, Raskin kami alokasikan ke sana," jelas Hari

Sebelumnya, Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah menekankan agar Divre Bulog Bengkulu membeli beras petani.

"Bulog harus membeli beras petani, jika ada selisih harga, dinegosiasikan saja. Jangan sampai beras petani di Bengkulu, sama sekali tidak dibeli dan malah membeli beras dari luar Bengkulu," pungkas Junaidi.
(nag)
Berita Terkait
Pecah Rekor, Impor Beras...
Pecah Rekor, Impor Beras 2024 Butuh Anggaran Lebih Rp30 Triliun
Peningkatan Produksi...
Peningkatan Produksi Beras Disebut Hanya 0,55% dalam 22 Tahun, Gak Bahaya Ta?
Harga Beras Naik Gila-gilaan,...
Harga Beras Naik Gila-gilaan, Produksi RI Minus 2,8 Juta Ton
Anomali Harga Beras...
Anomali Harga Beras Bikin Boncos Rp99 T, Pemerintah Ultimatum Pelaku Usaha 2 Minggu
Statistikulasi dan Cerita...
Statistikulasi dan Cerita Produksi Beras Indonesia yang 'Wow'
Beras Premium Langka...
Beras Premium Langka dan Mahal, Begini Penjelasan BI Jakarta
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
7 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
7 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
8 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
14 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
14 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
16 jam yang lalu
Infografis
2 Raksasa Perusahaan...
2 Raksasa Perusahaan Rokok Setop Beli Tembakau Temanggung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved