Ada Pasar Darurat, Acara Adat Keraton Solo Terganggu

Kamis, 16 April 2015 - 07:32 WIB
Ada Pasar Darurat, Acara...
Ada Pasar Darurat, Acara Adat Keraton Solo Terganggu
A A A
SOLO - Keraton Kasunanan Surakarta (Keraton Solo) bakal mengalihkan penyelenggaraan acara Keraton dari alun-alun utara ke tempat yang lain, karena lokasi alun-alun utara saat ini sedang dibangun Pasar Darurat untuk para pedagang Pasar Klewer.

Wakil Pengageng Sasana Wilapa Keraton Kasunanan Surakarta KP Winarno Kusumo menyebutkan, ada sejumlah acara keraton yang biasanya menggunakan alun-alun utara. Di antaranya adalah Kirab Gunungan, saat Grebeg Syawal, dan juga saat Mauludan.

Selain itu, alun-alun utara juga digunakan untuk lokasi maleman sekaten dalam waktu sebulan menjelang Maulid Nabi Muhammad SAW. Untuk itu, pihak keraton mulai memikirkan lokasi lain yang bakal dipakai untuk berbagai kegiatan tersebut.

Menurutnya, hal itu penting, mengingat kegiatan adat itu tidak bisa dipandang harus tetap dilakukan dalam kondisi apapun.

"Kegiatan Keraton memang terganggu dengan adanya Pasar Darurat Keraton. Namun hal (acara adat) ini akan tetap kami lakukan dengan mengambil lokasi lain," ucap Winarno, kepada wartawan, Rabu (15/4/2015).

Pihaknya menyebutkan, untuk prosesi kirab yang biasanya melintasi Sitinggil-Pagelaran-Alun-alun Utara, dan berakhir di Masjid Agung Surakarta, nantinya akan sedikit dirubah.

Untuk rute yang baru adalah Sitinggil-Pagelaran-Supit Urang, dan berakir di Mesjid Agung. Dengan seperti itu, menurutnya kirab tersebut tidak melintasi lahan alun-alun utara.

Sedangkan untuk lokasi maleman sekaten, menurutnya belum ditentukan lokasinya. Namun sebagai alternatif, nantinya maleman sekaten bisa menggunakan lahan alun-alun selatan. Meski demikian, hal itu masih memerlukan persetujuan dari keraton.

"Nanti akan kami lihat dahulu kondisinya seperti apa, yang penting kegiatan masih dalam lingkup keraton," tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Solo Boedhi Soeharto menyebutkan, pembangunan Pasar Darurat tidak akan menggunakan seluruh lahan di alun-alun utara.

Menurutnya, masih ada lahan yang tersisa dan bisa digunakan untuk kegiatan adat dan budaya keraton. Sedangkan untuk acara maleman sekaten, sekda menyarankan agar digelar di alun-alun selatan.

Menurutnya, lokasi itu cukup tepat, mengingat masih kompleks keraton. "Kan masih ada lahan sisa, lagipula yang paling banyak menggunakan alun-alun utara adalah kegiatan maleman sekatan, itu bisa dialihkan ke alun-alun selatan,' tegasnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mulai membangun Pasar Darurat untuk para pedagang Pasar Klewer di alun-alun utara. Rencananya, pasar darurat itu bakal berdiri selama dua tahun, dengan biaya sewa lahan Rp5 miliar.
(san)
Berita Terkait
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Ulama Keraton Solo,...
Ulama Keraton Solo, KRT Pujo Setyonodipuro Tutup Usia
Momen Halalbihalal di...
Momen Halalbihalal di Keraton Solo, 2 Kubu Gelar Acara di Lokasi Berbeda
Pedagang Kaget, Pintu...
Pedagang Kaget, Pintu Alun Alun Utara Keraton Solo Mendadak Digembok
Acara Slametan Awali...
Acara Slametan Awali Pemugaran Pesanggrahan Langenharjo Keraton Solo
Lembaga Dewan Adat Keraton...
Lembaga Dewan Adat Keraton Solo Ganti Nama KGPH Mangkubumi Jadi KGPH Hangabehi
Berita Terkini
Perkuat Pelayanan Masyarakat,...
Perkuat Pelayanan Masyarakat, Partai Perindo Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan dan LBH Gratis di Pati
18 menit yang lalu
Konser HS Hey Slank...
Konser HS Hey Slank Sambangi Bandung, Spirit Dukung Industri Kreatif
39 menit yang lalu
Update, 3 Polisi Gugur...
Update, 3 Polisi Gugur saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Kalteng
1 jam yang lalu
Kostrad Run 2026 di...
Kostrad Run 2026 di Monas, Warga Senang Lihat Alutsista
4 jam yang lalu
PM Singapura Kunjungi...
PM Singapura Kunjungi Indonesia, 8 Ruas Jalan Ini Ditutup Sementara
6 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Tinggi Kolom Abu 1.400 Meter
7 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved