Anggaran Pilkada Boyolali Capai Rp27 Miliar

Kamis, 16 April 2015 - 08:08 WIB
Anggaran Pilkada Boyolali...
Anggaran Pilkada Boyolali Capai Rp27 Miliar
A A A
BOYOLALI - Anggaran penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Boyolali mencapai angkar Rp27 miliar. Jumlah tersebut lebih besar jikda dibandingkan dengan penghitungan awal yang hanya Rp14 miliar.

Ketua Divisi Sosialisasi dan Hubungan Antar Lembaga Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Boyolali Pargito menyebutkan, anggaran awal yang ditetapkan sebenarnya hanya Rp14 miliar.

Akan tetapi, karena perubahan aturan yang ada di tingkat pusat, membuat biaya yang sudah ditetapkan sebelumnya naik hampir dua kali lipat. Aturan tersebut menurutnya adalah penambahan personel di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Untuk aturan yang baru, disetiap PPS harus dilengkapi oleh satu orang sekretaris dan dua orang anggota. Sedangkan mereka juga harus mendapatkan honor sesuai dengan panitia penyelenggaraan pilkada yang lainnya.

"Ini salah satunya yang membuat anggaran meningkat, padahal sekretariat PPS harus ada di setiap desa, tinggal kalikan saja berapa besa jumlahnya," ucapnya, kepada wartawan, Rabu (15/4/2015).

Aturan lain yang membuat biaya penyelenggaraan membengkak adalah biaya kampanye calon bupati ditanggung oleh KPUD. Dana itu, nantinya digunakan untuk kampanye, seperti pembuatan spanduk, baliho, dan alat peraga kampanye lainnya.

"Faktor inilah yang membuat anggaran membengkak cukup besar, biaya untuk Kampanye kan tidak sedikit," tegasnya.

Dia menyebutkan, dalam waktu dekat KPUD bakal segera berkonsultasi dengan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Boyolali terkait penambahan anggaran tersebut.

Sementara itu, Komisioner KPUD Boyolali Ali Fachrudin membenarkan adanya aturan baru tersebut. Dia juga mengatakan, penggunaan dana kampanye dari masing-masing calon juga bakal dibatasi.

Menurutnya, aturan baru itu dibuat agar para calon tidak jor-joran saat melakukan kampanye. "Besaran biaya kampanye ada batasnya. Sedangkan sebagian bakal dibiayai oleh KPUD," tegasnya.
(san)
Berita Terkait
Didukung Muhammadiyah,...
Didukung Muhammadiyah, Agus Irawan Optimistis Boyolali Lebih Harmonis dan Maju
Eks Sekpri Jokowi Dikabarkan...
Eks Sekpri Jokowi Dikabarkan Maju Pilbup Boyolali, Hasto: Nepotisme di Depan Mata Kita
Jelang Pilkada, KPU...
Jelang Pilkada, KPU Minta Pengungsi Gunung Merapi Didata Ulang
Waduh Gawat, 96 anggota...
Waduh Gawat, 96 anggota Bawaslu Boyolali Positif COVID-19
Program Makan Bergizi...
Program Makan Bergizi Gratis Libatkan Pelaku Kuliner dan Pekerjakan Masyarakat Sekitar
Tenggelam di Saluran...
Tenggelam di Saluran Irigasi, Bocah 9 Tahun Meninggal
Berita Terkini
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
1 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
3 jam yang lalu
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
11 jam yang lalu
Vonis 3 Prajurit TNI...
Vonis 3 Prajurit TNI Bikin Keluarga Kacab Bank Menangis Kecewa
11 jam yang lalu
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
11 jam yang lalu
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
11 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved