Kerugian Banjir Bojonegoro Rp1,6 Miliar

Rabu, 15 April 2015 - 10:00 WIB
Kerugian Banjir Bojonegoro...
Kerugian Banjir Bojonegoro Rp1,6 Miliar
A A A
BOJONEGORO - Banjir bandang di Kecamatan Gondang, Bojonegoro, menyebabkan kerugian material sekitar Rp1,6 miliar.

Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, angka tersebut dihitung dari kerusakan 495 rumah, jalan, jembatan, serta lahan padi yang gagal panen. Kepala BPBD Andik Sujarwo mengatakan, banjir bandang sedikitnya telah merendam lima desa. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Saat ini warga bersama BPBD terus membersihkan. “Kerja bakti akan dilakukan sampai selesai,” katanya.

Sejak kemarin, warga di Kecamatan Gondang bergotongroyong membersihkan lumpur, ranting, daun kering yang menumpuk di sekitar rumah, jalanan kampung, dan sekitar fasilitas umum desa. Satu per satu warga menjemur perabotan rumah tangga akibat dari banjir bandang setinggi 1,5 meter itu, mulai dari buku pelajaran, surat- surat penting, kasur, kursi, dan perabotan yang bisa diselamatkan.

Mereka mengepel lantai rumah yang penuh lumpur, sementara sebagian warga rumahnya yang becek karena masih berlantai tanah. Dibantu 35 personel BPBD, TNI, Polri dan pramuka, warga juga bekerja bakti membersihkan lumpur di musala, puskesmas, dan jalan. Lantaran warga yang terdampak banjir itu banyak yang tidak bisa menggunakan dapurnya untuk memasak, BPBD Bojonegoro juga mendirikan dapur umum.

Banjir bandang yang terjadi kali ini, menurut Sujiyem, 65, warga Dusun Lor Kali, Desa/ Kecamatan Gondang, menjadi banjir paling parah selama musim hujan ini. Bangunan rumah kayu miliknya jebol karena air yang menerjang begitu deras. Dinding kayu bagian depan, tengah, dan belakang, lenyap terseret bersama derasnya aliran air yang hanya terjadi sekitar 30 menit.

Beberapa hewan ternak seperti ayam juga raib. Rumah Sujiyem menjadi amukan air yang meluap dari Sungai Pacal di desa setempat. Sementara surat surat penting seperti ijazah anaknya, Asnawati, akta kelahiran, danlainnya, basah.“Saat banjir datang saya pegangan tiang depan rumah karena hampir terseret air,” ujarnya.

Wilayah selatan Bojonegoro, yakni Kecamatan Gondang, Sekar, dan Temayang, sering dilanda banjir bandang. Banjir bandang ini terjadi karena daerah perbukitan di wilayah selatan Bojonegoro berbatasan dengan Nganjuk kondisinya gersang. Tidak ada lagi resapan air sehingga saat terjadi hujan air langsung luruh ke bawah dan menerjang permukiman penduduk.

Banjir kali ini, kata dia, memang membuat warga Desa Gondang, Kecamatan Gondang, khawatir. Sampah yang dibawa air atau biasa disebut sarah juga merobohkan satu bangunan dapur milik warga lain.

Dapur milik Partini yang rumahnya tidak jauh dengan rumah Sujiyem ambruk karena tidak bisa menahan derasnya arus dan banyaknya sarah . Beruntung saat kejadian itu tidak ada orang di dalam dapur. “Pikiran saya hanya menyelamatkan cucu saya dan anakanak saya bisa selamat semua,” ujarnya sambil menggendong cucunya yang baru berusia tiga tahun.

Sementara dia menceritakan, suaminya, Winarto, saat itu berjaga di kandang ternak miliknya. Winarto setiap hari bekerja sebagai petani. Dia juga merawat dua ekor sapi milik keluarganya. Sapi itu jika sudah besar dan dijual maka hasil keuntungannya akan dibagi dua dengan pemiliknya.

Dia menceritakan, meja miliknya yang terbuat dari akar kayu jati hilang. “Padahal sebelumnya meja itu sudah mau dibeli orang Rp500.000,” ungkapnya.

Muhammad roqib
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
1 jam yang lalu
Ini Daftar Jalan di...
Ini Daftar Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara saat Presiden Belarus Melintas
1 jam yang lalu
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
9 jam yang lalu
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
11 jam yang lalu
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
12 jam yang lalu
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
13 jam yang lalu
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved