BBM Naik, Nelayan Pangandaran Banting Stir

Jum'at, 10 April 2015 - 11:06 WIB
BBM Naik, Nelayan Pangandaran...
BBM Naik, Nelayan Pangandaran Banting Stir
A A A
PANGANDARAN - Karena BBM mahal nelayan tradisional banyak yang menjual peralatan rumah tangga untuk modal melaut. Kondisi itu terjadi pada nelayan di Pantai Madasari, Desa Legok Kecamatan, Cimerak, Pangandaran.

Juri (39) salah satu nelayan asal Desa Bulakbenda Kecamatan Cimerak mengatakan, selain menjual peralatan rumah tangga , banyak nelayan yang banting stir atau beralih profesi menjadi petani darat.

"Kebutuhan bensin dalam satu kali melaut bisa mencapai 15 sampai 20 liter, sedangkan hasil tangkapan ikan tidak sesuai dengan harapan," kata Juri.

Untuk kebutuhan pokok satu kali pemberangkatan hampir menghabiskan uang Rp. 150 ribu, belum termasuk kebutuhan bekal makanan dan rokok juga bagi-bagi buat awak perahu.

"Kita sering mengalami kerugian, karena itu banyak nelayan yang beralih profesi dan istirahat sejenak tidak melakukan aktivitas melaut," tambahnya.

Hal senada dikatakan Fauzan (42), nelayan asal Desa Masawah, menurutnya untuk pemberangkatan melaut biasa dilakukan pada pukul 02.00 WIB dini hari sampai pukul 12.00 Wib siang, karena menunggu ikan yang terperangkap dijaring.

"Dulu waktu BBM masih murah kita biasa pulang pukul 10.00 WIB, karena tidak terbebani target harus mencapai banyak tangkapan, tapi pada dasarnya sama sajah, kalau pulang pukul 12.00 WIB malah kehabisan bensin ditengah laut," terangnya.

Fauzan mengakui, hasil tangkapan setiap melaut kali ini tidak maksimal, maka dari kejadian itu beberapa nelayan di Legok Jawa banyak yang gulung tikar dan mencari profesi lain.

“Harga bensin Premium naik menjadi Rp 7.400 per liter dari Rp 6.800, sementara harga Solar menjadi Rp 6.900 per liter dari Rp 6.400, otomatis para nelayan harus mengeluarkan modal besar," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
3 Hari Menghilang, 2...
3 Hari Menghilang, 2 Nelayan di Pesisir Barat Lampung Akhirnya Ditemukan
Dua Nelayan NTT Terdampar...
Dua Nelayan NTT Terdampar di Depan Kantor KBRI Oekusi
Nelayan Pangkep Terdampar...
Nelayan Pangkep Terdampar di Bali Setelah 15 Hari Terombang-ambing di Laut
Dihantam Ombak Besar...
Dihantam Ombak Besar di Perairan Wonggarasi Timur, 5 Nelayan Selamat 1 Hilang
Tiga Hari Hilang saat...
Tiga Hari Hilang saat Melaut, Nelayan Asal Maros Ditemukan Tewas
Nelayan Bintan yang...
Nelayan Bintan yang Hanyut 7 Hari Akhirnya Kembali ke Rumah
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
5 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
5 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
6 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
6 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
8 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
8 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved