Bom Banting Tanah Abang Modus Baru Terorisme

Kamis, 09 April 2015 - 15:06 WIB
Bom Banting Tanah Abang...
Bom Banting Tanah Abang Modus Baru Terorisme
A A A
JAKARTA - Bom banting di Tanah Abang, Jakarta Pusat, dinilai merupakan modus baru terorisme dalam menebar teror. Polisi diminta untuk mengungkap tuntas ledakan bom yang menghebohkan Ibu Kota tersebut.

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan, ledakan bom di Tanah Abang, Jakarta Pusat itu merupakan modus baru bagi para radikal untuk melakukan teror. Modus baru itu diciptakan lantaran mereka mengalami kesulitan dalam mendapatkan bahan peledak.

"Kasus Tanah Abang itu modus baru kedua yang dipertontonkan kelompok radikal di 2015. Kasus pertama di ITC Depok, maksudnya untuk menimbulkan kebakaran tapi gagal. Kedua, di Tanah Abang, maksudnya untuk menimbulkan ledakan kecil agar korbannya terluka dengan tebaran paku. Polri bahkan berhasil mengamankan puluhan bom banting di lokasi," kata Neta S Pane dalam pesan tertulisnya kepada Sindonews, Kamis (9/4/215).

Neta menuturkan, para teroris itu sedang berusaha melakukan aksi balas dendam lantaran basis kekuatannya telah diobrak-abrik Polri sepanjang 2013-2014. Maka itu, lanjut Neta, sasaran para terorisme itu bukan lagi menyasar pada kepentingan asing, melainkan pada ledakan-ledakan kecil di sejumlah tempat keramaian yang ada.

"Sasaran mereka tidak lagi kepentingan asing, tapi ledakan kecil di pusat keramaian. Format bahan peledak yang mereka buat pun berbentuk mini agar efektif dan efisien," tuturnya. Neta meminta, agar kepolisian melakukan penyisiran dan melakukan penyelidikan pada jaringan terorisme yang ada di sejumlah tempat yang dianggap masih terdapat orang-orang radikal.

"Di Indonesia masih terdapat daerah rawan radikalisme, seperti di Sulteng, Jakarta, Aceh, Sumut, Lampung, Klaten, Solo, Jatim, Bima (NTB), Maluku, dan Papua," ujarnya
(whb)
Berita Terkait
Sempat Heboh Mengaku...
Sempat Heboh Mengaku Bawa Bom, Pria di Bank Majalengka Ternyata Simpan Kabel Mainan
Bagaimana Perangkat...
Bagaimana Perangkat Elektronik Jadul Jadi Senjata Mematikan: Pelajaran dari Kasus Hizbullah
Ngeri! OTK Lempar Bom...
Ngeri! OTK Lempar Bom Molotov ke Asrama Mahasiswa di Makassar, 1 Mahasiswi Terluka
Ancaman Bom Dikirim...
Ancaman Bom Dikirim Pelaku ke 10 Sekolah di Depok via Email, Ternyata Begini Isinya
10 Sekolah di Depok...
10 Sekolah di Depok Diteror Bom, Gegana Langsung Menyisir
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
Berita Terkini
Wali Kota Tangsel Paparkan...
Wali Kota Tangsel Paparkan Penanganan Kekeringan, Kebakaran, hingga PSEL
6 menit yang lalu
Peringati Hari Anak...
Peringati Hari Anak Nasional 2026, 25 Unit Mobil Pintar Sebar Akses Pendidikan Inklusif dari Sabang sampai Merauke
2 jam yang lalu
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
3 jam yang lalu
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
3 jam yang lalu
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
4 jam yang lalu
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
4 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved