Penderita Tumor di Serang Berhenti Sekolah

Kamis, 09 April 2015 - 09:47 WIB
Penderita Tumor di Serang...
Penderita Tumor di Serang Berhenti Sekolah
A A A
SERANG - Saipul (11), warga Kampung Gedeg, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten, terpaksa putus sekolah, lantaran malu dengan penyakit tumor yang dideritanya sejak 3 tahun lalu.

Anak pasangan Saripudin-Surwanah ini, tampak lemas dengan tumor yang semakin hari semakin membesar di bagian lehernya. Dia juga tidak bisa berbuat banyak lantaran keterbatasan biaya untuk berobat kerumah sakit.

“Ingin sembuh, biar bisa sekolah lagi. Tapi bapak saya tidak punya uang untuk berobat,” katanya, saat ditemui Sindonews, di kediamannya, Kamis (9/4/2015).

Saiful yang seharusnya duduk di bangku Kelas 1 SMP ini mengeluh dengan kondisi tumor yang semakin membesar dan menyebar ke bahunya. Padahal, sebelumnya dia telah menjalani operasi satu tahun yang lalu.

Namun, pascaoperasi tersebut badannya justru sering demam, lalu tumor yang berada di lehernya tambah membesar.

“Semakin besar berat juga, tadinya sudah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Serang, tapi katanya ga bisa ngobatin. Soalnya enggak ada alatnya, jadi harus ke Rumah Sakit (RS) Cipto, padahal udah bikin BPJS,” terangnya.

Sementara itu, Bibi Saiful, Siti berharap, ada dermawan yang dapat membantu biaya berobat Saiful. Sebab, saat ini Saiful dirawat seadanya di rumah, dengan obat-obatan tradisional saja.

"Sebenarnya dia ingin sekolah, ingin sembuh juga. Sudah kesiksa sama penyakitnya, tapi mau gimana lagi, biaya buat berobat enggak punya," terangnya.

Padahal, lanjut Siti, orangtuanya sudah membuat BPJS untuk meringankan beban biaya perawatan. Namun, karena butuh rumah sakit di Jakarta, keluarga ingin adanya bantuan dari pemerintah.

“Selain itu, nanti gimana tempat tinggal, dan makan saat operasi,” pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
DIY Provinsi Termiskin...
DIY Provinsi Termiskin di Jawa
Rapat Evaluasi Kemiskinan:...
Rapat Evaluasi Kemiskinan: Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem Menyusut
Angka Kemiskinan Perkotaan...
Angka Kemiskinan Perkotaan Jabar Naik
Mendorong Perempuan...
Mendorong Perempuan Desa Keluar dari Miskin Ekstrem
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
6 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
6 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
6 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
7 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
8 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
10 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved