Warga Pematang Guntung Keluhkan Limbah Ternak Ayam

Kamis, 09 April 2015 - 03:04 WIB
Warga Pematang Guntung...
Warga Pematang Guntung Keluhkan Limbah Ternak Ayam
A A A
TELUK MENGKUDU - Usaha ternak ayam di Dusun III Pematang Putus, Desa Pematang Guntung, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) meresahkan warga setempat.

Karena bau busuk begitu menyengat dari arah kandang seluas 6 hektare tersebut. Tak itu saja, sejak beroperasi pada akhir tahun 2013 lalu, warga mengeluhkan banyaknya lalat.

“Lalat benar-benar menganggu. Sebentar saja masak, eh sudah ada lalat. Mau dibuang sayang, jadinya entah sehat- entah tidak iya tetap dimakan lah,” ungkap Siti (40) seorang ibu rumah tangga Rabu (8/4/2015).

Begitu juga Erlan (45) warga setempat ini juga menuturkan, bahwa keluhan mereka sudah dilaporkan ke aparat desa, dan kecamatan.

Namun bukannya mendapat pembelaan, tapi oknum kades dan camat setempat dinilai warga terlalu berpihak ke pengusaha ternak ayam tersebut, yang berinisial Arifin, warga Pantai Cermin.

Jadinya, hingga kini usaha ternak itu terus berjalan meski warga terus mencium aroma bau busuk, serta banyaknya lalat. Soal izin yang katanya sudah dikantongi pengusaha pun diragukan.

Karena Erlan, Saharuddin, M Riamin, dan juga Abu Ripana, mereka yang berdomisili persis bersebelahan dengan lokasi ternak ayam tersebut mengaku sama sekali tak pernah memberi pernyataan persetujuan.

“Memang ada 14 KK yang neken pernyataan persetujuan. Tapi, dua diantaranya warga desa lain, dan 12 lainnya jauh-jauh rumahnya dari kandang,” paparnya.

Terkait hal itu, Camat Teluk Mengkudu Misran dan juga Kades Pematang Guntung Juni tidak memberikan penjelasannya meskipun sudah berulang kali dihubungi lewat ponselnya. Begitu juga ketika disambangi ke kantornya, kedua pejabat itu tak ada di sana.

Dari pantauan, batas antara areal kandang seluas 6 hektare itu dengan pemukiman warga hanya dipagar tepas bambu. Selain 3 bangunan kandang ayam berukuran besar, ada juga rumah penjaga.

Meski ada kolam yang memanjang di sisi kandang, namun diduga bukan untuk pengolahan limbah.
(sms)
Berita Terkait
Tekan Polusi Organik,...
Tekan Polusi Organik, IPAL Sentra Tahu Dibangun di Jombang
Partai Perindo: Industri...
Partai Perindo: Industri Hijau dan Pengolahan Limbah Ramah Lingkungan Harus Dipacu untuk Atasi Polusi
KLHK Tegaskan Indonesia...
KLHK Tegaskan Indonesia Serius Tangani Illegal Traffick Limbah
Miris! Buih Salju Detergen...
Miris! Buih Salju Detergen Penuhi Pesisir Tambak Wedi Surabaya
Buang Limbah Nuklir...
Buang Limbah Nuklir Fukushima ke Laut Picu Bencana Global
Sederet Alasan Limbah...
Sederet Alasan Limbah Batu Bara PLTU Keluar dari Daftar Bahan Berbahaya dan Beracun
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
3 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
3 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
4 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
5 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
6 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
7 jam yang lalu
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved