Balita Penderita Hidrosefalus Ini Butuh Bantuan

Selasa, 07 April 2015 - 15:12 WIB
Balita Penderita Hidrosefalus...
Balita Penderita Hidrosefalus Ini Butuh Bantuan
A A A
BONTOSUNGGU - Rahmatia, seorang balita berumur dua tahun di Jeneponto, Sulawesi Selatan, menderita penyakit hidrosefalus. Sempat dirawat di rumah sakit, kini Rahmatia dibawa pulang orangtuanya ke rumah karena mahalnya biaya pengobatan.

Balita ini menderita penyakit hidrosefalus sejak berumur 20 hari. Anak dari pasangan Ahmad (30) dan Sanen (23) ini lahir prematur.

Pada saat dilahirkan, Rahmatia hanya mempunyai berat badan 1 kilogram. Saat ini, berat badannya mencapai 5 kg. Padahal, balita sebayanya yang lahir secara normal, berat badannya bisa mencapai 10 hingga 12 kg.

Sanen, ibu kandung Rahmatia, mengatakan, ketika anaknya berumur 20 hari, muncul sebuah benjolan kecil di bagian wajah anaknya. Benjolan kecil tersebut semakin hari semakin membesar.

"Awalnya saya menduga kalau benjolan kecil tersebut hanya bekas gigitan nyamuk," kata Sanen.

Karena benjolan kecil semakin membesar, akhirnya balita malang ini dibawa ke RS Lanto Daeng Pasewang Kabupaten Jeneponto. Karena kondisi anak ini semakin kritis, akhirnya ia dirujuk ke salah satu rumah sakit di Kota Makassar untuk dioperasi.

Namun, setelah dioperasi kondisi balita ini malah semakin parah dan bahkan sempat dirawat selama kurang lebih dua minggu. Karena tak kunjung sembuh serta mahalnya biaya saat berada di rumah sakit, keluarga balita malang ini akhirnya memilih untuk membawa pulang Rahmatia ke rumahnya di Dusun Pangalawakkang, Desa Bulusuka, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Selama berada di rumah, Rahmatia hanya diberi makan biskuit dan juga ASI ibunya. Demi untuk bertahan hidup, ibu balita ini rela menjadi buruh tani di kampungnya sendiri untuk biaya hidup anaknya. Gaji yang dia dapatkan Rp20 ribu per hari.

Kini, orangtua balita malang tersebut hanya bisa pasrah dan mengharapkan uluran tangan dari para dermawan.
(zik)
Berita Terkait
Pentingnya Determinan...
Pentingnya Determinan Sosial Kesehatan untuk Mengatasi Ketimpangan Kesehatan di Indonesia
Konsisten Atasi Masalah...
Konsisten Atasi Masalah Kemiskinan dan Sanitasi, SPV Sabet 3 Penghargaan
Budiman Sudjatmiko Sebut...
Budiman Sudjatmiko Sebut Cek Kesehatan Gratis Cegah Orang Jatuh Miskin
DPRD Minta Perbup Pengganti...
DPRD Minta Perbup Pengganti SKTM Permudah Layanan Kesehatan Warga Kendal
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
21 menit yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
38 menit yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
47 menit yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
57 menit yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
1 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
1 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved