Kasus Curanmor di Semarang Tinggi

Kamis, 02 April 2015 - 19:00 WIB
Kasus Curanmor di Semarang...
Kasus Curanmor di Semarang Tinggi
A A A
SEMARANG - Pencurian sepeda motor (curanmor) di Kota Semarang, Jawa Tengah, mengkhawatirkan. Sebab, kasus itu terjadi hampir di semua wilayah di Semarang. Para korbannya pun beragam, mulai mahasiswa, pekerja, hingga tentara.

Dua bulan terakhir, petugas Polrestabes Semarang dan polsek-polsek jajaran menangkap 18 tersangka curanmor. Sebanyak 24 sepeda motor curian disita sebagai barang bukti. Beberapa di antara tersangka ditembak kakinya karena melawan saat coba ditangkap.

"Ini pengungkapan pada bulan Februari-Maret 2015. Wilayah (polsek-polsek) yang lain ada di semua (di Semarang), kecuali Tugu. Berdasar data, pencurian sepeda motor di Kota Semarang cukup tinggi," ungkap Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Djihartono di Mapolrestabes Semarang, Kamis (2/4/2015).

Dua di antara 18 tersangka, MSA (21) dan SM (22), tergolong lihai. Kedua warga Kadilangu, Kabupaten Demak itu mengaku telah mencuri motor lebih dari 50 kali di Semarang.

MSA mengungkapkan, kelompoknya berjumlah empat orang. Mereka beraksi di wilayah Semarang sejak lima bulan lalu.

"Biasanya dijual Rp2 juta untuk satu motor curian, dijual lewat perantara di Demak, penadahnya di Pati dan Blora," kata tersangka MSA.

MSA dapat ditangkap setelah tersangka SM dibekuk lebih dulu. Pada Minggu (29/3/2015, SM ditangkap di daerah Klipang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. SM mencuri motor Jupiter H 4453 RR di depan ruko yang ternyata milik tentara.

Pemiliknya adalah Sertu Andi Setyawan anggota Topografi Daerah Militer (TOPDAM) IV/Diponegoro. Andi mengaku mengetahui gerak-gerik SM, lalu ia menghubungi petugas Polsek Tembalang. Sesaat setelah SM mencuri, polisi sudah membuntutinya, menabrak dan menangkap SM.

Motor Jupiter itu sekarang sudah diamankan jadi barang bukti dan diserahkan secara simbolis oleh Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Djihartono.

"Saya terima kasih kepada polisi. Masyarakat juga harus lebih berhati-hati lagi," ungkap Sertu Andi di Mapolrestabes Semarang.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Semarang AKBP Sugiarto mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap curanmor dan tidak mudah tergiur membeli motor bekas dengan harga murah. "Kalau tidak ada surat-suratnya, patut dicurigai hasil curian."
(zik)
Berita Terkait
Curi Motor, 2 Bandit...
Curi Motor, 2 Bandit Berjimat Kebal Babak Belur Dikeroyok Massa
Bebas dari Penjara karena...
Bebas dari Penjara karena Corona, Pria Malah Curi Motor di Pasar
Polres Kobar Bekuk Komplotan...
Polres Kobar Bekuk Komplotan Pencuri Motor dan Penadah
Komplotan Pencuri Motor...
Komplotan Pencuri Motor saat Pandemi Corona Dibekuk Polisi
Ditinggal Ngetik Berita,...
Ditinggal Ngetik Berita, Motor Wartawan Digondol Maling
Penipu dengan Modus...
Penipu dengan Modus Beli Motor, Pria Gaek Diciduk Polisi
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
2 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
3 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
3 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
3 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
3 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
4 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved