Puluhan Warga di Sekitar Kantor Kompas TV Diungsikan
Senin, 30 Maret 2015 - 23:06 WIB
Puluhan Warga di Sekitar Kantor Kompas TV Diungsikan
A
A
A
MAKASSAR - Puluhan warga dalam radius 200 meter dari Kantor Kompas TV Biro Makassar di Kompleks Perumahan F sekitar Jalan Pengayoman terpaksa diungsikan. Langkah ini dilakukan aparat kepolisian bersenjatakan lengkap untuk mengisolasi lokasi benda mencurigakan yang diduga bom.
Pengungsian warga tersebut dilakukan sejumlah polisi lantaran benda mencurigakan bom tersebut hendak diledakkan.
Dalam peledakan itu, tim penjinak bom melakukan dua kali peledakan. Di sela-sela peledakan, nampak bendera merah putih berukuran kecil yang diduga berasal dari dalam plastik hitam tersebut terlempar sekitar 10 meter.
Hingga saat ini, sisa sisa diduga bom itu berserakan di ruas jalan. Tampak beberapa polisi mencari bagian serpihan dari isi benda yang telah diledakkan.
Menurut salah satu wartawan Kompas TV Makassar, Ekky Muzakkir, dia tidak mengetahui alasan pihak pihak yang meneror kantornya.
Adapun pemberitaan diduga ISIS yang dua hari memang ditayangkan di stasiun Kompas TV di Jakarta dan bukan di Makassar.
"Memang ada kegiatan ISIS di Sudiang, Makassar tapi kita tidak memberitakan. Ini diduga dari pemberitaan di Jakarta," ujar Ekky di lokasi.
Pengungsian warga tersebut dilakukan sejumlah polisi lantaran benda mencurigakan bom tersebut hendak diledakkan.
Dalam peledakan itu, tim penjinak bom melakukan dua kali peledakan. Di sela-sela peledakan, nampak bendera merah putih berukuran kecil yang diduga berasal dari dalam plastik hitam tersebut terlempar sekitar 10 meter.
Hingga saat ini, sisa sisa diduga bom itu berserakan di ruas jalan. Tampak beberapa polisi mencari bagian serpihan dari isi benda yang telah diledakkan.
Menurut salah satu wartawan Kompas TV Makassar, Ekky Muzakkir, dia tidak mengetahui alasan pihak pihak yang meneror kantornya.
Adapun pemberitaan diduga ISIS yang dua hari memang ditayangkan di stasiun Kompas TV di Jakarta dan bukan di Makassar.
"Memang ada kegiatan ISIS di Sudiang, Makassar tapi kita tidak memberitakan. Ini diduga dari pemberitaan di Jakarta," ujar Ekky di lokasi.
(sms)