Ratusan Siswi SD di Solo Dukung Polwan Berjilbab

Senin, 30 Maret 2015 - 12:04 WIB
Ratusan Siswi SD di...
Ratusan Siswi SD di Solo Dukung Polwan Berjilbab
A A A
SOLO - Ratusan siswi Sekolah Dasar Islam (SDI) Al Fattah Solo, menggelar aksi damai untuk mendukung para Polisi Wanita (Polwan) menggunakan jilbab. Aksi dukungan itu dilakukan seiring adanya aturan yang memperbolehkan penegak hukum wanita itu untuk menutup auratnya menggunakan jilbab.

Ratusan siswa itu menggelar aksi dukungan dengan cara membentangkan berbagai poster yang berisi imbauan penggunaan jilbab bagi wanita muslimah. Aksi itu dilakukan di samping Jalan Adisucipto, tepatnya di depan gerbang Stadion Manahan Kota Solo. Selain itu, aksi juga diselingi dengan orasi yang dilakukan oleh perwakilan dari siswi-siswi tersebut.

Salah seorang peserta aksi, Ananda, menyebutkan penggunaan jilbab untuk wanita muslimah itu dinilai cukup penting. Menurutnya, setiap wanita muslimah diwajibkan menutup auratnya masing-masing. Hal itu agar tidak menimbulkan syahwat atau menimbulkan hal-hal yang tidak baik bagi setiap lawan jenis yang memandanginya.

Selain itu, menurutnya, penggunaan jilbab bagi wanita muslimah bisa semakin meningkatkan kesehatan dan memancarkan kecantikan. Sehingga, dengan berbagai aspek seperti itu sudah tidak ada lagi alasan untuk tidak menggunakan jilbab, termasuk juga bagi anggota polwan.

"Kalau dahulu di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) sudah menerapkan setiap pegawai wanita untuk berjilbab, kini saatnya anggota polisi wanita di seluruh penjuru Indonesia juga menerapkan hal itu," ucapnya kepada KORAN SINDO, Senin (30/3/2015).

Sementara itu, guru yang juga koordinator acara, Rustini, menyebutkan aksi dukungan yang dilakukan oleh siswa tersebut dilakukan setelah adanya aturan polwan boleh berjilbab. Menurutnya, setelah aturan itu turun, sudah saatnya para anggota polisi yang muslimah mulai menggunakan jilbab dalam bertugas sehari-hari.

Menurutnya, penggunaan jilbab itu tidak mengganggu saat para anggota polisi itu bertugas. Malah, justru bisa melindungi mereka dari hal-hal yang buruk. "Ini adalah dukungan yang kami berikan kepada mereka agar segera menggunakan jilbab," ucapnya.

Pihaknya berharap, ke depan berbagai instansi lain yang ada di Indonesia juga menerapkan hal serupa. Pihaknya juga meminta agar penggunaan jilbab itu tidak dipandang sebelah mata oleh perusahan dan pihak-pihak tertentu.

"Pernah ada kasus, siswa dan juga pekerja yang menggunakan jilbab tidak boleh hadir di acara tertentu, seharusnya ini tidak akan terjadi lagi di kemudian hari," tegasnya.
(zik)
Berita Terkait
Polisi Periksa Suami...
Polisi Periksa Suami BCL Tiko Aryawardhana terkait Dugaan Penggelapan Uang
Klub Harley HDCI Gandeng...
Klub Harley HDCI Gandeng Polisi, Ingin Pangkas Citra Buruk Moge
2 Pelaku Curanmor di...
2 Pelaku Curanmor di Danau Citra Raya Tangerang Dibekuk Polisi
Polri Ajak Masyarakat...
Polri Ajak Masyarakat Tanamkan Citra Positif Polisi ke Anak-anak
Perbaiki Citra Polri,...
Perbaiki Citra Polri, Sahabat Polisi dan Kompolnas Kompak Usulkan Hal Ini
BCL Buka Suara soal...
BCL Buka Suara soal Penangkapan Doddy sang Manajer
Berita Terkini
Kortastipidkor Polri...
Kortastipidkor Polri Datangi Ruko di Jalan Asem Cipete, Penggeledahan Lagi?
53 menit yang lalu
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
2 jam yang lalu
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
5 jam yang lalu
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
6 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
7 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
7 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved