Tebing Longsor Ancam Tiga Rumah

Sabtu, 28 Maret 2015 - 09:31 WIB
Tebing Longsor Ancam...
Tebing Longsor Ancam Tiga Rumah
A A A
YOGYAKARTA - Tebing setinggi 12 meter longsor mengancam tiga rumah dan satu musala di bantaran Kali Winongo RT 03 RW 01 Jatimulyo, Kricak, Tegalrejo. Hujan deras yang mengguyur menyebabkan tebing longsor tergerus aliran air.

Ketiga rumah yang terancam masing-masing milik Musyanto, 72; Sunarto, 55; dan Wiryo, 65; ditambah musala Al Mukminun yang ada di sebelahnya. Kondisinya terancam ambruk jika terjadi longsor susulan akibat tergerus air hujan. Longsor yang terjadi Kamis (26/3) lalu, bahkan membuat enam ekor kambing dan satu kelinci milik Musyanto ikut tertimbun longsoran tanah.

Musala Al Mukminun pun terpaksa dikosongkan karena fondasi di sisi tebing sudah menganga. Menurut Musyanto, tebing di belakang rumahnya longsor setelah diguyur hujan deras Kamis sore. Sesaat sebelum longsor terjadi, ia sempat memberi makan kambing piaraannya yang berada di bawah tebing. Tak disangka, itu kali terakhir ia melihat ternaknya. "Enam kambing saya ikut tertimbun, mungkin sekarang sudah mati. Saya belum berani mengevakuasi, kondisinya masih membahayakan," ucapnya, kemarin.

Danramil Tegalrejo Kapten Inf Parja yang ditemui di lokasi mengaku belum bisa berbuat banyak. Pihaknya masih menunggu koordinasi dengan instansi terkait untuk mengambil langkah berikutnya. “Di sekitar lokasi masih sangat berbahaya,” ucapnya. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta Agus Winarto mengatakan, pihaknya sudah memetakan dugaan awal penyebab longsor.

Rembesan air hujan mengikis tebing Kali Winongo yang kondisinya sudah cukup tua. Tebing akhirnya ambrol dan menarik tanah di atasnya akibat desakan arus yang cukup kuat. Dia mengakui, ada tiga rumah yang dihuni oleh 10 warga dalam kondisi terancam. Hanya, mereka belum diungsikan kendati BPBD sudah menyiapkan tenda keluarga yang bisa digunakan warga terdampak longsor.

"Kami minta partisipasi warga untuk melakukan deteksi mengingat tebing di pinggiran sungai rawan longsor. Jika menemukan ada retakan, segera dilaporkan ke kami sebagai bentuk kewaspadaan," ucapnya. Dia menambahkan, penanganan longsor di Kali Winongo masih dikoordinasikan bersama Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Kota Yogyakarta.

Sementara, penanganan masih sebatas darurat dengan penutupan terpal. Tumpukan material longsor pun belum akan dibersihkan guna menahan dinding tebing. "Kondisinya akan lebih berbahaya jika langsung dibersihkan dan turun hujan lagi. Tapi akan kami tangani secepatnya bersama Kimpraswil," tandasnya.

Sodik
(bhr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
36 menit yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
1 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
8 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
8 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
8 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
8 jam yang lalu
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved