Polisi Kembali Periksa 10 Saksi Kasus UPS

Rabu, 11 Maret 2015 - 12:19 WIB
Polisi Kembali Periksa...
Polisi Kembali Periksa 10 Saksi Kasus UPS
A A A
JAKARTA - Penyidik Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya kembali memanggil 10 orang saksi, terkait dugaan korupsi pengadaan alat uninterruptible power supply (UPS) sekolah di DKI Jakarta, hari ini.

Ke-10 saksi tersebut terdiri dari enam orang penyedia jasa, tiga orang dari Suku Dinas Dikmen, dan satu orang dari pihak sekolah selaku penerima barang.

"Pemeriksaan saksi-saksi ini masih seputar peran, tugas dan tanggung jawab mereka dalam pengadaan UPS," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Martinus Sitompul di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (11/3/2015).

Sebelumnya, penyidik telah memeriksa 17 saksi di antaranya mantan Kasie Sarpas Sudin Dikmen Jakbar Alex Usman, mantan Kadisdik Jakarta Pusat Zaenal Soleman, tiga orang Kepala Sekolah

Sementara, mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jakarta Barat Jakarta Barat, Alex Usman menjalani pemeriksaan penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, selama sembilan jam pada Selasa 10 Maret 2015. Dirinya ditanya penyidik seputar perannya dalam tender UPS.

"Materi pertanyaannya seputar perannya dia dalam tender tersebut, kemudian tugas dan tanggung jawabnya dalam tender tersebut apa," jelasnya.

Martinus menegaskan, pemeriksaan pemeriksaan berakhir pada pukul 23.30 WIB, status Alex masih sebagai saksi. Alex sendiri mendatangi penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada pukul 14.15 WIB.

"Seluruh pihak yang sudah diperiksa statusnya masih saksi. Belum ada yang ditingkatkan statusnya sebagai tersangka," tegasnya.

Saat ini, Alex menjabat sebagai Kasie Sarpras Suku Dinas Dikmen Jakarta Selatan. Pihak kepolisian sendiri telah mengindikasikan adanya pelanggaran tindak pidana dalam tender UPS tersebut.
(mhd)
Berita Terkait
APBD DKI Jakarta 2024...
APBD DKI Jakarta 2024 Diperkirakan Rp81,58 Triliun
Dibahas di Puncak, APBD...
Dibahas di Puncak, APBD Perubahan DKI Akan Disahkan 13 November 2020
DPRD-Pemprov Bahas APBD...
DPRD-Pemprov Bahas APBD Perubahan 2020 dan RAPBD DKI 2021 secara Pararel di Puncak
Target Pajak 2021 Senilai...
Target Pajak 2021 Senilai Rp41,5 Triliun Dinilai DPRD DKI Membebani Masyarakat
DPRD Sepakati APBD DKI...
DPRD Sepakati APBD DKI Jakarta 2022 Sebesar Rp82,47 Triliun
PKB: APBD DKI Diprioritaskan...
PKB: APBD DKI Diprioritaskan untuk Pembangunan Masyarakat
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
53 menit yang lalu
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
1 jam yang lalu
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
2 jam yang lalu
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
9 jam yang lalu
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
10 jam yang lalu
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved