Soal Kisruh APBD DKI, Eksekutif dan Legislatif Berpotensi Korupsi

Senin, 09 Maret 2015 - 15:11 WIB
Soal Kisruh APBD DKI,...
Soal Kisruh APBD DKI, Eksekutif dan Legislatif Berpotensi Korupsi
A A A
JAKARTA - Hak angket DPRD DKI Jakarta harus dilanjutkan untuk mengetahui siapa oknum anggota Dewan dan Pemprov DKI penyusun dana siluman di APBD DKI 2015. Jika tidak, pemerintahan akan terus digerogoti oleh tindak korupsi.

"Eksekutif dan legislatif itu berpotensi sama-sama terlibat korupsi. Maka itu, angket itu harus diteruskan untuk mengetahui siapa sebenarnya pemain di dua lembaga itu," kata peneliti dari Peneliti Indonesia Budget Center (IBC) Roy Salam di Kantor Indonesia Corruption Watch (ICW), Jalan Kalibata Timur IV, Jakarta Sekatan, Senin (9/3/2015).

Maka itu, tambah Roy, hak angket juga harus dilakukan terhadap legislator DKI bukan hanya dilakukan pada jajaran Pemprov DKI Jakarta saja.

"Angket jangan cuma eksekutif saja dong tapi juga di legislatif. Kalau enggak gitu, enggak fair namanya. Kami tidak dapat mendapat kejelasan tentang pemain di dua lembaga itu," tuturnya.

Roy juga menambahkan, aturan tentang kejelasan APBD di negeri ini masih belum di-upgrade. Padahal, tindakan korupsi anggaran itu selalu bermetamorfosis pada tiap periodenya.
(mhd)
Berita Terkait
Serapan Anggaran Dinas...
Serapan Anggaran Dinas PPKUKM DKI Tembus 96,88 Persen
Anggaran Bansos Corona...
Anggaran Bansos Corona DKI Jakarta Diambil dari APBD
DPRD dan Pemprov DKI...
DPRD dan Pemprov DKI Sepakati KUA-PPAS APBD 2022
Sah! KUA-PPAS APBD 2023...
Sah! KUA-PPAS APBD 2023 DKI Jakarta Ditetapkan Rp82,5 Triliun
APBD 2023 DKI Jakarta...
APBD 2023 DKI Jakarta Ditarget Rampung Akhir November
Serapan APBD Masih Rendah,...
Serapan APBD Masih Rendah, Pemkot Makassar Target Bisa Capai 90%
Berita Terkini
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
12 menit yang lalu
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
42 menit yang lalu
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
1 jam yang lalu
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
1 jam yang lalu
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
1 jam yang lalu
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
1 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved